BERITA TERKINI
Tarif Global 15% Trump Tekan Pasar Kripto, Bitcoin Turun ke US$ 66.309

Tarif Global 15% Trump Tekan Pasar Kripto, Bitcoin Turun ke US$ 66.309

Jakarta – Pasar kripto global bergejolak pada Senin, 23 Februari 2026. Bitcoin (BTC) memimpin penurunan di tengah sentimen negatif setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tarif global sebesar 15%. Kebijakan yang disebut bertujuan melindungi industri dalam negeri AS itu memicu tekanan di berbagai pasar keuangan, termasuk aset digital yang dikenal volatil.

Data Coinmarketcap pada pukul 18.10 WIB menunjukkan harga Bitcoin turun 2,77% dalam 24 jam terakhir ke level US$ 66.309, atau sekitar Rp 1,11 miliar dengan asumsi kurs Rp 16.816. Sepanjang hari, tekanan jual terlihat konsisten, tercermin dari penurunan dari US$ 68.193 pada perdagangan pagi sekitar pukul 06.05 WIB.

Pelemahan ini memperpanjang tren koreksi sejak Oktober 2025, setelah Bitcoin sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 125.000. Secara kumulatif sejak Oktober 2025, Bitcoin disebut telah kehilangan lebih dari 47% nilainya. Sementara sepanjang 2026, BTC tercatat melemah 26%.

COO BTSE Jeff Mei menilai pelemahan hari itu dipicu aksi jual bersih investor sebagai respons atas pengumuman tarif AS 15%. Menurutnya, langkah tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap dampak pada perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi, sehingga investor mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti kripto. Ia juga menyinggung meningkatnya tensi geopolitik antara AS dan Iran sebagai faktor yang turut menekan sentimen.

Dari sisi teknikal, Kepala Riset 10x Research Markus Thielen menyebut penurunan dipengaruhi rendahnya kepercayaan dan likuiditas di pasar kripto. Ia menilai Bitcoin berada dalam fase bearish yang ditandai volume transaksi yang rendah, serta adanya ketidakpastian di AS. Thielen juga memperingatkan BTC berpotensi melemah hingga US$ 50.000, meski analisis teknikal tetap bergantung pada berbagai faktor yang dapat berubah.

Tekanan tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Sejumlah altcoin utama ikut terkoreksi. Ethereum (ETH) turun 3,16% dalam 24 jam terakhir ke US$ 1.917 atau sekitar Rp 32,23 juta. BNB melemah 2,74% ke US$ 607,09, sedangkan Solana (SOL) turun 5,91% ke US$ 80,32.

Penurunan juga menjalar ke memecoin. Dogecoin (DOGE) tercatat turun 1,03% dalam 24 jam terakhir ke US$ 0,09652, menunjukkan tekanan terjadi di berbagai segmen aset digital.

Gejolak yang dipicu kebijakan tarif global tersebut kembali menegaskan tingginya volatilitas pasar kripto dan sensitivitasnya terhadap faktor eksternal, termasuk kebijakan ekonomi dan dinamika geopolitik. Di tengah tekanan jangka pendek, sejumlah pelaku pasar tetap menilai prospek jangka panjang teknologi blockchain dan aset digital masih terbuka, meski ketidakpastian regulasi dan sentimen pasar dapat menjadi faktor penghambat pemulihan.