Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah menerbangkan sendiri pesawat pribadinya untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Sultan yang disebut memiliki kekayaan sekitar USD20 miliar atau lebih dari Rp347 triliun itu tiba pada Rabu malam bersama putranya, Pangeran Abdul Mateen.
Hassanal Bolkiah diketahui merupakan pilot berlisensi. Aksi menerbangkan pesawat pribadinya sendiri juga bukan kali pertama dilakukan, karena ia kerap melakukannya saat melakukan kunjungan ke negara lain.
Menurut laporan PhilStar pada Jumat (8/5/2026), sultan berusia 79 tahun tersebut tiba beberapa menit setelah pukul 18.00 di Pangkalan Udara Mactan-Benito Ebuen. Kehadirannya menjadi perbincangan di dunia maya setelah ia terlihat berada di kokpit pesawat yang membawanya ke Cebu.
Setibanya di lokasi, Sultan Brunei dan rombongan disambut sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Kesejahteraan Sosial Rex Gatchalian, Gubernur Cebu Pamela Baricuatro, Wali Kota Lapu-Lapu City Ma Cynthia Chan, serta kepala protokol kepresidenan Reichel Quiñones.
Hassanal Bolkiah telah menjadi sultan Brunei sejak 5 Oktober 1967, menjadikannya pemimpin dengan masa jabatan terlama di ASEAN.
KTT ke-48 ASEAN digelar saat kawasan menghadapi kenaikan harga minyak yang dipicu konflik di Timur Tengah. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr sebelumnya menyatakan Filipina akan memprioritaskan keamanan energi, keamanan pangan, serta keselamatan warga negara ASEAN di seluruh dunia selama memimpin blok regional tersebut.
“Semoga KTT ini memperbarui tekad kita untuk menerjemahkan visi menjadi tindakan dan rencana menjadi dampak yang berkelanjutan,” kata Marcos.