Setelah memenangkan Perang Tujuh Tahun (1756-1763) melawan Prancis, Inggris menghadapi masalah keuangan serius akibat utang negara yang menumpuk. Untuk memperbaiki kondisi tersebut, pemerintah Inggris menempuh kebijakan penarikan pajak dari wilayah Amerika yang saat itu masih menjadi koloni.
Salah satu kebijakan yang lahir dari situasi itu adalah Sugar Act, yang juga dikenal sebagai Plantation Act atau Revenue Act. Undang-undang ini dikeluarkan pada 5 April 1764 dan merupakan amandemen dari Molasses Act (1733) yang dinilai tidak lagi efektif.
Apa itu Sugar Act?
Sugar Act adalah undang-undang Inggris yang ditujukan untuk mengakhiri penyelundupan gula dan sirup tebu dari Prancis serta Perusahaan Hindia Barat Belanda ke Amerika. Cara yang ditempuh adalah dengan mengurangi besaran pajak dibanding kebijakan sebelumnya, sehingga diharapkan impor legal menjadi lebih menarik dan praktik penyelundupan dapat ditekan.
Latar belakang dicetuskannya Sugar Act
Akar kebijakan ini tidak lepas dari Molasses Act yang disahkan Parlemen Inggris pada 1733. Undang-undang tersebut muncul atas desakan pemilik perkebunan besar di Hindia Barat Britania, yang pada awal abad ke-18 merupakan mitra dagang terpenting Inggris. Karena kepentingan ekonomi kawasan itu, Parlemen kerap memberi perhatian pada tuntutan mereka.
Pada masa itu, sirup tebu dari Prancis, Belanda, dan Spanyol dijual dengan harga lebih murah. Sebaliknya, gula yang dipasok dari Hindia Barat Britania berharga jauh lebih tinggi. Alih-alih melarang koloni berdagang dengan pihak non-Inggris, Parlemen memilih memberlakukan pajak yang sangat tinggi atas sirup tebu yang diimpor koloni dari negara lain.
Kebijakan pajak tinggi tersebut justru memicu maraknya penyelundupan, penyuapan, dan intimidasi terhadap petugas bea cukai. Dalam konteks inilah Molasses Act kemudian dianggap tidak efektif.
Tujuan penerbitan Sugar Act
Sugar Act pertama kali diusulkan oleh Perdana Menteri Inggris yang baru, George Grenville. Setelah Perang Tujuh Tahun berakhir, Grenville mencari cara untuk membiayai pasukan yang menjaga pertahanan kolonial sekaligus membantu membayar utang negara.
- Menghentikan penyelundupan gula dan sirup tebu dari pihak non-Inggris ke koloni Amerika.
- Mengisi kas negara Inggris pascaperang, termasuk untuk membiayai pertahanan kolonial dan membayar utang.
- Menggantikan Molasses Act yang dijadwalkan berakhir pada 1763 dan dinilai tidak lagi efektif.
Dampak yang ditimbulkan
Dengan diberlakukannya Sugar Act, Inggris memperluas kebijakan perpajakan terhadap koloni Amerika sebagai bagian dari upaya pemulihan keuangan negara setelah perang. Undang-undang ini juga menjadi langkah untuk menekan praktik penyelundupan yang sebelumnya berkembang akibat beban pajak tinggi pada masa Molasses Act.

