Jakarta — Kenaikan harga emas Antam dalam beberapa waktu terakhir mendorong lonjakan permintaan masyarakat, sehingga stok di banyak toko resmi cepat habis. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat tetap memiliki pilihan untuk berinvestasi emas melalui layanan digital yang tersedia di Indonesia.
Lonjakan minat terhadap emas terjadi seiring ketidakpastian ekonomi global, inflasi yang tinggi, serta pelemahan nilai tukar rupiah. Faktor-faktor ini membuat investor kembali mencari aset lindung nilai, sementara emas dinilai dapat membantu menjaga daya beli dan menjadi sarana menabung jangka panjang.
Namun, tingginya permintaan tidak selalu sejalan dengan ketersediaan stok. Produksi emas batangan terbatas, sedangkan pembeli datang dalam waktu yang bersamaan. Karena itu, berbagai layanan emas digital menjadi alternatif bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan emas fisik.
Berikut tujuh opsi tempat membeli emas digital yang disebut tersedia di Indonesia.
1. Pegadaian Digital
Pegadaian menyediakan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi Pegadaian Digital. Pengguna dapat membeli emas mulai dari pecahan kecil, dengan saldo tercatat dalam satuan gram dan nilainya mengikuti harga yang ditetapkan Pegadaian setiap hari. Saldo emas dapat dijual kembali lewat aplikasi atau dicetak menjadi emas batangan ketika jumlahnya mencukupi. Layanan ini dikelola BUMN dan disebut menawarkan proses yang tercatat rapi serta transparan.
2. Pintu
Pintu menawarkan investasi emas berbasis token melalui aset seperti PAXG (Pax Gold) dan XAUT (Tether Gold). Disebutkan bahwa setiap token didukung emas fisik dengan rasio 1:1 yang disimpan di brankas internasional dan diaudit secara berkala, sehingga pergerakan harganya selaras dengan harga emas dunia. Keunggulan yang ditonjolkan adalah likuiditas 24 jam, kemudahan memantau portofolio dalam satu aplikasi, serta fitur Auto DCA untuk pembelian berkala. Disebut pula adanya opsi penukaran token menjadi emas fisik dengan syarat minimum tertentu. Dalam naskah sumber, Pintu disebut terdaftar resmi dan berada di bawah pengawasan OJK serta terdaftar di Bappebti, dilengkapi sistem keamanan seperti 2FA dan verifikasi biometrik, serta mengantongi sertifikasi ISO 27001:2022. Disebutkan juga penyimpanan aset pengguna dilakukan melalui PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) dan Fireblocks.
3. Tokopedia Emas
Tokopedia menyediakan layanan emas digital yang terintegrasi di dalam aplikasi e-commerce. Pengguna dapat membeli emas dengan nominal kecil, menyimpan saldo secara digital, dan memantau transaksi yang tercatat. Jika saldo mencapai batas tertentu, pengguna dapat mencetak emas fisik.
4. Indogold
Indogold memposisikan diri sebagai platform tabungan emas yang fokus pada aktivitas menabung secara rutin. Pengguna dapat membeli emas dalam jumlah kecil dan menyimpannya sebagai saldo digital. Aplikasi menampilkan riwayat transaksi, nilai emas terkini, serta estimasi pertumbuhan aset. Jika saldo mencukupi, pengguna dapat mencetak emas fisik dari produsen resmi.
5. BSI Mobile Emas
BSI menyediakan fitur pembelian emas melalui aplikasi BSI Mobile. Seluruh transaksi disebut dijalankan sesuai prinsip syariah, mulai dari akad hingga pengelolaan. Nasabah dapat membeli emas langsung dari rekening bank, memantau nilainya mengikuti harga pasar, dan tetap memiliki opsi mencetak emas fisik melalui jaringan cabang.
6. Treasury
Treasury menawarkan investasi emas yang terhubung dengan ekosistem aset digital lainnya. Pengguna dapat membeli emas dengan nominal fleksibel dan memantau nilainya secara real-time. Emas disimpan dan tercatat secara digital, serta tersedia laporan portofolio untuk memantau perkembangan investasi.
7. Lakuemas
Lakuemas menyediakan layanan menabung emas secara bertahap, dengan pembelian sedikit demi sedikit yang terakumulasi sebagai saldo digital. Platform ini menampilkan riwayat transaksi untuk memudahkan pemantauan. Ketika saldo mencukupi, pengguna dapat mencetak emas fisik melalui mitra resmi.
Dengan sejumlah alternatif tersebut, kelangkaan stok emas Antam tidak selalu berarti investasi emas harus tertunda. Masyarakat dapat memilih layanan sesuai kebutuhan, termasuk mempertimbangkan aspek legalitas dan kepercayaan platform, serta menjaga konsistensi investasi dalam jangka panjang.

