Jenewa — Direktur Eksekutif South Centre, Carlos Correa, menilai Inisiatif Tata Kelola Global (Global Governance Initiative/GGI) yang diusulkan China menunjukkan kemampuan negara-negara Global South untuk mengajukan gagasan dalam pembangunan sistem tata kelola global yang teratur. Menurutnya, suara negara-negara di Global South perlu didengarkan secara sungguh-sungguh.
South Centre yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss, merupakan wadah pemikir antarpemerintah Global South yang berkomitmen memajukan kepentingan bersama negara-negara Selatan.
Correa, yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif South Centre sejak Juli 2018, secara konsisten menekankan pentingnya sistem perdagangan multilateral di berbagai forum internasional. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi China telah menyuntikkan momentum bagi pemulihan ekonomi global.
Dalam wawancara dengan Xinhua belum lama ini, Correa mengatakan mayoritas populasi dunia tinggal di negara-negara Global South dan kawasan tersebut menyumbang porsi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) global. Namun, ia menilai dalam banyak kasus pengaruh negara-negara Global South belum sepenuhnya tercermin dalam hasil perundingan internasional.
Ia menambahkan bahwa meski negara-negara berkembang telah menyerukan reformasi selama bertahun-tahun, kemajuan yang dicapai masih terbatas dan kepentingan mereka belum terlindungi secara memadai.
Dalam konteks itu, Correa menyebut GGI penting karena memperlihatkan negara-negara Global South mampu mengajukan gagasan untuk membangun sistem tata kelola global yang teratur. Ia menilai dukungan terhadap inisiatif tersebut serta kerja berdasarkan prinsip-prinsip yang diusulkannya relevan bagi negara-negara berkembang.
Correa juga menyoroti krisis dalam sistem internasional saat ini yang, menurutnya, sebagian besar dipicu langkah-langkah unilateral sejumlah negara. Ia menyinggung pelanggaran yang dilakukan Amerika Serikat terhadap prinsip kesetaraan kedaulatan dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ia menyatakan Amerika Serikat secara sewenang-wenang memberlakukan tarif berdasarkan kepentingan dan pertimbangan politiknya sendiri, yang dinilainya merusak kepercayaan terhadap sistem multilateral.
Untuk mengatasi defisit kepercayaan tersebut, Correa menilai diperlukan berbagai upaya guna memperkuat sistem internasional dan memastikan prinsip-prinsip yang menjadi landasannya tetap dipertahankan, dijalankan, dan ditegakkan. Ia juga menyerukan agar negara-negara yang terdampak tindakan unilateral merespons secara lebih terorganisasi dan bertindak dalam solidaritas dengan negara lain.
Correa menegaskan South Centre mendukung pembentukan sistem multilateral yang mencerminkan kepentingan semua negara. Menurutnya, sistem semacam itu tidak hanya bermanfaat bagi Global South, tetapi juga krusial bagi dunia secara keseluruhan.
Ia menutup dengan menyatakan bahwa untuk membuat tata kelola global lebih adil, komunitas internasional perlu terlebih dahulu menghormati seluruh aturan yang ada, sembari mengakui perlunya penyesuaian terhadap sejumlah aturan agar suara negara-negara Global South benar-benar didengar.

