BERITA TERKINI
Simposium Jaringan NodeXL Asia/Pasifik 2026 Digelar Online pada 16 April

Simposium Jaringan NodeXL Asia/Pasifik 2026 Digelar Online pada 16 April

Simposium Jaringan NodeXL Asia/Pasifik 2026 akan digelar secara daring melalui Zoom pada 16 April 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama empat jam dan menargetkan peserta dari berbagai wilayah, termasuk Asia dan Amerika Serikat.

Penyelenggara menyebut simposium ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua, setelah acara 2025 yang diklaim mempertemukan lebih dari 70 akademisi dan peneliti dalam presentasi serta diskusi mengenai pengajaran dan riset jaringan, termasuk jejaring media sosial.

Dalam keterangan acara, riset media sosial dinilai penting untuk memahami dampak teknologi komunikasi terhadap masyarakat. Penyelenggara juga menyoroti ketersediaan alat yang memudahkan peneliti mengumpulkan, menganalisis, memvisualisasikan, serta melaporkan pola dalam media sosial, sekaligus membantu dokumentasi lanskap komputasi sosial dan pengajaran konsep inti analisis jaringan.

Simposium ini akan dimulai pukul 11.00 waktu Tokyo/Seoul pada 16 April. Untuk peserta di Indonesia, waktu mulai tercantum pukul 09.00 WIB pada Rabu, 16 April 2026. Sementara itu, jadwal untuk California (PDT) adalah pukul 19.00 pada 15 April.

Penyelenggara menyatakan acara akan menampilkan perbincangan dari Veronica Espinoza, Han Woo Park, Mohd Ali Samsudin, Leslie Tatch Kawasaki, Marc Smith, dan Irwan Dwi Arianto.

Sejumlah manfaat yang ditawarkan bagi peserta antara lain lisensi uji coba gratis selama dua bulan untuk NodeXL Pro versi desktop, kesempatan mendaftar sesi data jaringan satu lawan satu dengan instruktur, serta sampel dasbor NodeXL Pro INSIGHTS untuk topik sampel peserta.

Penyelenggara juga membuka pengajuan Beasiswa Penuh bagi mahasiswa atau individu dari lembaga nirlaba. Selain itu, simposium mengundang pengajuan presentasi terkait penelitian dan pengajaran jaringan media sosial, dengan sertifikat bagi para presenter yang berkontribusi.

Materi yang disebut akan dibahas meliputi penggunaan NodeXL dalam publikasi yang ditinjau sejawat untuk mendokumentasikan pola dari kumpulan koneksi beranotasi di platform media sosial, contoh pengajaran analisis jaringan bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana yang bukan pengembang perangkat lunak atau programmer, hingga cara memetakan serta mengukur wacana politik dengan metode dan alat analisis jaringan. Topik lain mencakup identifikasi cepat orang dan kelompok kunci dalam diskusi, serta pengenalan dasbor data media sosial untuk eksplorasi dan penjelasan wawasan.

Penyelenggara menyebut anggota mitra acara memperoleh diskon setengah harga. Dua mitra yang dicantumkan adalah Masyarakat Periklanan Korea dan Pusat Penelitian Emosi Siber.