Keamanan identitas kian menjadi elemen penting dalam pertahanan siber seiring percepatan transformasi digital. Menjawab kebutuhan tersebut, Saviynt—penyedia solusi tata kelola identitas berbasis cloud—mengumumkan penunjukan Exclusive Networks sebagai distributor utama untuk wilayah Asia Pasifik dan Jepang (APJ).
Kerja sama ini mencakup sejumlah pasar di kawasan, termasuk Indonesia (ASEAN), Australia, India, dan Hong Kong. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan menargetkan percepatan akses organisasi terhadap sistem keamanan identitas yang lebih adaptif dan modern.
Urgensi penguatan keamanan identitas turut dipengaruhi perkembangan AI. Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa identitas non-manusia kini melampaui identitas manusia dengan rasio 82:1, yang dinilai dapat memperbesar celah risiko keamanan bagi perusahaan.
Melalui jaringan distribusi Exclusive Networks, solusi Saviynt—meliputi Identity Governance & Administration (IGA), Privileged Access Management (PAM), dan Identity Security Posture Management (ISPM)—diharapkan membantu perusahaan di kawasan APJ memitigasi risiko akses terkait AI secara lebih lincah dan terukur.
Regional Vice President Asia APJ Saviynt, Roger Hsu, menyatakan organisasi saat ini dituntut menyeimbangkan kecepatan digital dengan kepatuhan regulasi yang ketat. Ia menambahkan, kemitraan dengan Exclusive Networks memperkuat strategi channel Saviynt, mulai dari kesiapan teknis hingga eksekusi go-to-market, untuk membantu bisnis menyederhanakan kompleksitas infrastruktur melalui platform identitas terintegrasi yang aman.
Partner Director Asia Saviynt, Gerald Chng, juga menekankan pentingnya akses cepat ke ahli keamanan lokal yang memahami dinamika pasar Asia. Penunjukan Exclusive Networks sebagai distributor tunggal di Asia Tenggara dan Hong Kong disebut diharapkan meningkatkan konsistensi layanan serta mempercepat hasil bagi pelanggan yang memperbarui tata kelola identitas mereka.
Bagi ekosistem keamanan siber di APJ, kolaborasi ini diarahkan pada sejumlah aspek, antara lain perluasan akses pasar bagi integrator sistem dan penyedia layanan sektor publik maupun privat, peningkatan kesiapan teknis mitra melalui program sertifikasi dan pelatihan Saviynt University, serta dukungan operasional end-to-end dari Exclusive Networks yang mencakup logistik, layanan keuangan, hingga laboratorium teknis. Selain itu, perusahaan juga ditargetkan dapat memodernisasi tata kelola identitas tanpa mengganggu operasional harian.
Untuk pasar Indonesia, Country Manager Exclusive Networks Indonesia, Sanny Hadinata, menilai adopsi AI dan cloud yang masif di perusahaan lokal menuntut kontrol identitas yang lebih ketat. Ia mengatakan Saviynt memperdalam portofolio keamanan siber Exclusive Networks, sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong adopsi keamanan identitas secara lebih luas di Indonesia guna membantu pelanggan membangun operasi digital yang lebih tangguh dan transparan.

