BERITA TERKINI
Salju Lebat Terus Guyur Pesisir Laut Jepang, Otoritas Peringatkan Gangguan Transportasi

Salju Lebat Terus Guyur Pesisir Laut Jepang, Otoritas Peringatkan Gangguan Transportasi

Tokyo — Salju lebat terus mengguyur wilayah pesisir Laut Jepang pada Sabtu (24/1). Badan Meteorologi Jepang (JMA) memperingatkan potensi gangguan transportasi seiring meningkatnya intensitas salju yang diperkirakan berlanjut sepanjang akhir pekan.

JMA melaporkan hujan salju deras terjadi di Kota Katsuyama dan Ono, Prefektur Fukui. Otoritas mengimbau masyarakat mewaspadai jalan licin serta potensi longsoran salju, karena massa udara dingin dan pola tekanan musim dingin yang kuat diperkirakan bertahan hingga Minggu.

Wilayah utara hingga barat Jepang yang menghadap Laut Jepang, termasuk Kanazawa di Prefektur Ishikawa yang dikenal sebagai destinasi wisata, serta Prefektur Niigata yang memiliki resor ski, dilaporkan mengalami salju lebat sejak awal pekan ini. Sejumlah daerah bahkan mencatat ketebalan salju hingga dua kali lipat dari rata-rata normal pada periode yang sama.

Gangguan lalu lintas diperkirakan terjadi di jalan tol, khususnya pada jalur antara Nagoya dan Osaka. Central Nippon Expressway Co. dan West Nippon Expressway Co. menyebutkan beberapa ruas jalan di Jepang bagian tengah dan barat berpotensi ditutup sementara pada malam hari sebagai langkah pencegahan.

Dalam perkiraan 24 jam hingga pukul 18.00 Minggu, curah salju diprediksi mencapai 80 sentimeter di wilayah Hokuriku, serta 70 sentimeter di Kanto-Koshinetsu di sekitar Tokyo dan wilayah Tokai yang berpusat di Nagoya.

Di Prefektur Niigata, seorang pria berusia 76 tahun meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari atap rumah saat membersihkan salju, menurut kepolisian setempat. Korban ditemukan tergeletak di tanah sekitar pukul 11.40 waktu setempat, sekitar 10 menit setelah memberi tahu putranya yang juga berada di atap bahwa ia akan turun. Pria tersebut sempat sadar saat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian meninggal dunia.

Sementara itu di Prefektur Toyama, sebuah trem yang sedang tidak beroperasi dilaporkan anjlok sekitar pukul 10.10 pagi waktu setempat. Operator jalur Manyo Line yang menghubungkan Kota Takaoka dan Imizu menyatakan masih menyelidiki apakah akumulasi salju di sekitar lokasi turut menjadi penyebab insiden tersebut.