Rusia dilaporkan melancarkan serangan ke Kyiv, ibu kota Ukraina, serta sejumlah wilayah lain pada malam hari, beberapa hari sebelum perang skala penuh Kremlin terhadap Ukraina memasuki tahun kelima.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan serangan itu melibatkan sekitar 50 rudal dari berbagai jenis dan hampir 300 drone serang. Menurutnya, serangan menargetkan Kyiv dan wilayah sekitarnya, serta wilayah Dnipro, Kirovohrad, Mykolaiv, Odesa, Poltava, dan Sumy. Zelenskiy menyebut fasilitas energi menjadi sasaran utama, sementara bangunan perumahan juga mengalami kerusakan dan terdapat kerusakan pada rel kereta api.
Otoritas setempat pada Minggu melaporkan sedikitnya dua warga sipil terluka di Kyiv, termasuk seorang anak. Di wilayah Kyiv, seorang pria dilaporkan tewas dan 15 orang terluka, termasuk empat anak, menurut gubernur setempat. Serangan tersebut juga memadamkan listrik di beberapa wilayah saat suhu turun hingga minus 11 derajat Celsius.
Dalam perkembangan terpisah, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyatakan Rusia pada Sabtu menggunakan rudal balistik untuk menghancurkan pabrik milik perusahaan makanan dan minuman asal Amerika Serikat, Mondelez International, yang memproduksi biskuit Oreo di kota Trostianets, Ukraina utara.

