JAKARTA – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, 26 Maret 2026. Pergerakan ini menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan kinerja terbaik di kawasan Asia Pasifik pada pagi hari.
Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.30 WIB, rupiah berada di level Rp16.891 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 20 basis poin atau 0,12 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Penguatan ini terjadi setelah rupiah sempat melemah pada sesi perdagangan Rabu (25/3/2026). Pada hari itu, rupiah terkoreksi 13,50 basis poin atau 0,08 persen dan ditutup di level Rp16.911 per dolar AS.
Di kawasan Asia Pasifik, yen Jepang juga tercatat menguat tipis sebesar 0,01 persen. Sementara itu, mayoritas mata uang lainnya bergerak melemah terhadap dolar AS.
Data yang sama menunjukkan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen, dolar Singapura turun 0,02 persen, won Korea melemah 0,22 persen, peso Filipina turun 0,15 persen, dan yuan China melemah 0,03 persen. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam, turun 0,56 persen.

