JAKARTA — Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026 diperkirakan bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski ruang penguatannya dinilai terbatas.
Berdasarkan data Bloomberg, pada Selasa, 10 Maret, kurs rupiah spot ditutup menguat 0,51 persen ke level Rp16.863 per dolar AS. Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup naik 0,56 persen ke level Rp16.879 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai rupiah berpotensi bergerak konsolidatif dengan kecenderungan menguat secara terbatas. Menurutnya, sentimen tersebut didorong oleh penurunan harga minyak yang cukup signifikan.
Namun, Lukman menambahkan bahwa konflik yang masih memanas antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran diperkirakan tetap menjadi faktor yang menekan pergerakan rupiah.
Ia memperkirakan pergerakan rupiah pada Rabu, 11 Maret 2026 berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp16.950 per dolar AS.

