BERITA TERKINI
Rumor Pemindahan Piala Dunia 2026 dari Meksiko Menguat Usai Kekerasan, FIFA Belum Beri Pernyataan

Rumor Pemindahan Piala Dunia 2026 dari Meksiko Menguat Usai Kekerasan, FIFA Belum Beri Pernyataan

Kabar mengenai kemungkinan dicabutnya status tuan rumah Piala Dunia 2026 dari Meksiko ramai beredar di media sosial menyusul gelombang kekerasan yang terjadi pada Minggu waktu setempat (Senin dini hari WIB). Isu tersebut memunculkan spekulasi bahwa FIFA dapat mempertimbangkan pemindahan lokasi pertandingan, di tengah kekhawatiran soal keamanan.

Gelombang kekerasan itu dikaitkan dengan kematian gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, pemimpin kartel Jalisco New Generation (CJNG). Ia dilaporkan tewas dalam operasi penangkapan di Tapalpa pada Minggu. Peristiwa tersebut kemudian memicu kerusuhan yang dilaporkan menyebar dari negara bagian Jalisco ke sedikitnya 12 negara bagian lain.

Dampak situasi keamanan juga dilaporkan terasa hingga Guadalajara, salah satu kota yang dijadwalkan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap di beberapa titik kota. CJNG dilaporkan melakukan pemblokiran jalan dengan membakar kendaraan.

Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, menetapkan status siaga merah (code red). Kebijakan itu diikuti penghentian layanan transportasi publik, pembatalan acara besar, serta penangguhan kegiatan belajar tatap muka.

Kantor berita Reuters melaporkan beberapa wisatawan menggambarkan Puerto Vallarta, kota resor di kawasan tersebut, sebagai “zona perang”. Dalam operasi penangkapan yang dilaporkan terkait peristiwa ini, empat anggota CJNG disebut tewas, sementara tiga personel militer mengalami luka-luka.

Di tengah derasnya rumor, FIFA hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai situasi tersebut. Namun di media sosial muncul klaim bahwa jadwal Piala Dunia 2026 dapat berubah karena masalah keamanan di Meksiko.

Menanggapi rumor itu, News 18 melaporkan pada Senin bahwa unggahan serupa yang beredar berasal dari akun yang tidak terkait atau tidak dapat dipercaya. Laporan tersebut juga menyebut tidak ada pernyataan dari FIFA maupun otoritas Meksiko yang mengisyaratkan pertandingan Piala Dunia akan dipindahkan dari negara itu setelah kematian pemimpin kartel. Dengan demikian, belum ada indikasi resmi bahwa Meksiko akan kehilangan hak sebagai tuan rumah.

Sementara itu, situasi keamanan berdampak pada kompetisi domestik. Empat pertandingan Liga MX yang dijadwalkan pada Minggu dilaporkan ditunda akibat kerusuhan. Laga Queretaro melawan FC Juarez di kategori putra serta pertandingan Chivas kontra America di liga putri disebut dibatalkan. Dua pertandingan divisi dua pada hari yang sama juga dilaporkan ditunda.

Di pertandingan lain, laga putri Necaxa melawan Queretaro sempat dihentikan ketika para pemain panik dan berlarian meninggalkan lapangan setelah mendengar suara keras dari luar Estadio Victoria. Pertandingan itu kemudian dilanjutkan hingga selesai. Tim nasional Meksiko juga dijadwalkan menjalani laga persahabatan melawan Islandia pada Rabu di Stadion Corregidora, Queretaro.