Robert Clive Napper adalah pembunuh dan pemerkosa asal Inggris yang didiagnosis mengidap skizofrenia paranoid. Ia dijatuhi hukuman ditahan tanpa batas waktu di Rumah Sakit Broadmoor pada 18 Desember 2008 atas pembunuhan Rachel Nickell yang terjadi pada 15 Juli 1992. Sebelumnya, Napper telah dihukum atas pembunuhan ganda pada 1993 terhadap Samantha Bisset dan putrinya, Jazmine, serta mengakui keterlibatannya dalam dua pemerkosaan dan dua percobaan pemerkosaan di jalur pejalan kaki Green Chain Walk.
Latar belakang dan riwayat awal
Napper lahir di London pada 25 Februari 1966. Ia merupakan anak tertua dari empat bersaudara. Ayahnya, Brian, disebut melakukan kekerasan fisik terhadap istrinya, Pauline, dan anak-anaknya. Setelah orang tuanya bercerai, seluruh anak ditempatkan di panti asuhan dan menjalani perawatan psikiatris. Napper, yang berusia sembilan tahun ketika perceraian terjadi, dirawat selama enam tahun.
Dalam pemeriksaan, Napper didiagnosis dengan sindrom Asperger. Ia kemudian juga didiagnosis mengidap skizofrenia paranoid dan mengalami delusi kebesaran, termasuk keyakinan bahwa dirinya adalah peraih Nobel, jutawan terpelajar, dan memiliki gelar master matematika. Ketika berusia sekitar 12 atau 13 tahun, ia disebut mengalami pelecehan seksual oleh seorang teman keluarga saat perjalanan berkemah.
Setelah itu, Napper digambarkan menjadi pemalu dan tertutup. Ia juga mulai menindas saudara-saudaranya dan memata-matai adik perempuannya ketika berganti pakaian. Pada usia 16 tahun ia meninggalkan sekolah untuk mengikuti kursus katering dan menjalani berbagai pekerjaan kasar. Dua tahun kemudian, ibunya mengusirnya karena tidak tahan dengan perilakunya. Saat ditangkap, ia bekerja di sebuah pabrik plastik.
Dari pelanggaran awal hingga pemerkosaan
Pelanggaran pidana pertama Napper tercatat pada 1986 ketika ia didenda karena membawa air-gun. Seiring waktu, perilakunya meningkat menjadi mengintip dan memamerkan alat kelamin, hingga berujung pada pemerkosaan.
Dalam rentang 1989 hingga 1992, Napper diketahui memperkosa dua perempuan dan mencoba memperkosa dua korban lainnya. Korban pertama adalah perempuan berusia 31 tahun yang diperkosa dengan ancaman pisau di rumahnya di Plumstead Common pada Agustus 1989, di depan kedua anaknya. Pada November tahun yang sama, ibu Napper menelepon polisi dan mengatakan putranya mengaku melakukan pemerkosaan, namun saat itu ia tidak dikaitkan dengan serangan mana pun dan tidak diperiksa.
Serangan di Green Chain Walk
Pada Maret 1992, Napper mencoba memperkosa dua gadis berusia 17 tahun dalam rentang satu minggu di Green Chain Walk. Pada Mei 1992, ia memperkosa seorang perempuan berusia 22 tahun di depan anaknya di area yang sama. Napper diduga merupakan pelaku pemerkosaan berantai yang beroperasi di wilayah tersebut dan dikenal sebagai “Green Chain Rapist”, dengan serangan yang diyakini terjadi antara 1990 hingga 1994.
Meski Napper sempat diinterogasi terkait pemerkosaan tersebut, ia kemudian dieliminasi sebagai tersangka.
Pembunuhan Rachel Nickell dan salah tangkap
Pada 15 Juli 1992, Napper meningkatkan tindakannya menjadi pembunuhan. Ia memperkosa dan menikam Rachel Nickell hingga tewas di Wimbledon Common, di depan putranya yang berusia dua tahun, Alex.
Profiler polisi Paul Britton menyusun profil pelaku yang menyebut pembunuh diperkirakan berusia 20–30-an, tinggal sendiri tidak jauh dari Wimbledon Common, memiliki hobi yang terisolasi, minat pada pisau dan ilmu gaib, serta fantasi seksual sadis.
Dalam penyelidikan, polisi menanyai 32 pria, namun fokus mengarah pada Colin Stagg, seorang pria pengangguran yang sering berjalan dengan anjingnya di kawasan tersebut dan memiliki buku tentang okultisme. Seorang perempuan juga mengidentifikasi Stagg dalam kasus pemaparan tidak senonoh, yang oleh penyidik dipandang sebagai indikator penyimpangan seksual. Stagg menyatakan ia pernah berjemur telanjang di lokasi terpencil dan perempuan tersebut kebetulan melihatnya.
Polisi kemudian menggunakan petugas perempuan yang menyamar sebagai “Lizzie James” untuk mendekati Stagg dan menjalin korespondensi dengan narasi ketertarikan romantis. Dalam percakapan yang direkam, “Lizzie” secara langsung menanyakan keterkaitan Stagg dengan pembunuhan Nickell dan menyatakan hanya bisa berhubungan seks dengan pria yang melakukan pembunuhan itu. Stagg menjawab ia bukan pelakunya. Meski demikian, ia ditangkap pada Agustus 1993 dan ditahan selama 13 bulan.
Pembunuhan Samantha Bisset dan penangkapan Napper
Pada November 1993, Napper menerobos rumah Samantha Bisset dan menikamnya secara brutal hingga tewas, termasuk tindakan mutilasi. Ia juga membunuh putri korban, Jazmine. Pelaku pembunuhan Bisset dijuluki “The Plumstead Ripper”.
Meski Paul Britton menangani kasus ini, ia tidak menghubungkannya dengan pembunuhan Nickell maupun pemerkosaan Green Chain. Titik balik terjadi ketika sidik jari Napper ditemukan di tempat kejadian perkara pembunuhan Bisset dan cocok dengan catatan kepolisian. Napper kemudian ditangkap dan pada Mei 1994 didakwa atas pembunuhan ganda.
Pada Oktober tahun berikutnya, ia mengaku bersalah dengan klaim tanggung jawab berkurang. Ia juga mengakui dua pemerkosaan dan dua percobaan pemerkosaan di Green Chain Walk. Napper kemudian ditahan di Rumah Sakit Broadmoor dengan keamanan tinggi. Pada 1995, ia turut diinterogasi tentang pembunuhan Nickell, namun membantah terlibat.
Kasus dingin, temuan DNA, dan vonis 2008
Sementara proses hukum terhadap Stagg berjalan, pada September 1994 ia secara resmi dibebaskan. Peristiwa itu memicu kemarahan publik karena polisi dinilai salah menangkap orang. Polisi juga memberi tahu ayah Nickell bahwa kasus akan tetap terbuka, tetapi tidak mencari tersangka alternatif. Kasus kemudian menjadi dingin hingga 2002, ketika peninjauan ulang dilakukan dengan teknologi yang lebih modern.
Setelah 18 bulan pengujian, tim peninjau melaporkan temuan sumber DNA laki-laki pada pakaian Nickell yang tidak cocok dengan pacar maupun putranya. Mereka juga menemukan noda cat kecil di tubuh anak Nickell, menyisir rambut, serta jejak kaki di lokasi kejadian yang cocok dengan kotak peralatan logam milik Napper. Pada 2004, bukti DNA mengaitkan Napper dengan pembunuhan Nickell.
Pada 18 Desember 2008, 16 tahun setelah pembunuhan tersebut, Napper dinyatakan bersalah atas pembunuhan dengan dasar tanggung jawab berkurang dan dijatuhi hukuman ditahan tanpa batas waktu di Rumah Sakit Broadmoor. Dalam laporan yang sama, disebutkan kecil kemungkinan ia akan dibebaskan.
Permintaan maaf kepada Colin Stagg
Setelah dibebaskan dari tuduhan, Colin Stagg menerima permintaan maaf publik resmi dari kepolisian serta kompensasi finansial sebesar £700.000.
- Napper dihukum atas pembunuhan Rachel Nickell (1992) dan pembunuhan ganda Samantha Bisset serta putrinya (1993).
- Ia mengakui dua pemerkosaan dan dua percobaan pemerkosaan yang terkait rangkaian serangan di Green Chain Walk.
- Kasus Nickell sempat salah arah dengan penahanan Colin Stagg, sebelum kemudian bukti forensik mengaitkan Napper.

