BERITA TERKINI
Rachmat Gobel: Konflik Geopolitik Jadi Pelajaran untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi Indonesia

Rachmat Gobel: Konflik Geopolitik Jadi Pelajaran untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi Indonesia

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Rachmat Gobel menilai konflik geopolitik global yang sedang berlangsung tidak hanya memengaruhi tatanan politik dunia, tetapi juga berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Ia mengatakan dinamika global tersebut perlu dicermati secara serius, termasuk untuk mengambil pelajaran strategis guna memperkuat posisi Indonesia ke depan.

Pernyataan itu disampaikan Gobel dalam Rapat Koordinasi BKSAP DPR RI bertema Prospek Diplomasi Parlemen di Tengah Konflik Global yang digelar di Tangerang, Banten, Rabu (8/4/2026). “Ini perlu dibahas, terus tentu apa yang bisa kita ambil hikmah dari isu politik dunia ini, dan apa yang harus terjadi, bagaimana Indonesia berperan untuk bisa mengatasi masalah-masalah yang ada di dunia,” kata Gobel.

Gobel menyoroti dampak konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terhadap perekonomian global. Menurutnya, situasi tersebut turut berpengaruh pada kondisi dalam negeri sehingga Indonesia perlu menyiapkan respons yang tepat.

Ia menekankan pentingnya membangun kemandirian ekonomi nasional sebagai langkah menghadapi ketidakpastian global. “Hikmah apa yang bisa kita ambil? Tentu adalah kita harus bisa membangun kemandirian. Mengambil contoh bagaimana Iran bertahan, ini bisa kita ambil,” ujarnya.

Dalam pandangannya, tingkat ketergantungan Indonesia terhadap impor masih cukup tinggi meski Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah. “Di Indonesia ini masalahnya kemandirian ini tidak kelihatan, karena impor kita ini masih tinggi sekali. Padahal kita juga punya kekayaan, kenapa kita tidak bisa?” tegasnya.

Selain Iran, Gobel juga menyebut negara lain sebagai rujukan dalam memperkuat kemandirian. Ia mencontohkan Jepang yang mampu menjadi negara maju meski minim sumber daya alam. “Kita tidak hanya bicara politiknya saja, tapi bicara juga ekonominya, dengan belajar dari bagaimana Iran maupun negara-negara lain. Ada seperti Jepang yang tidak punya sumber daya alam yang kuat, tapi dia bisa menjadi negara kuat. Kita punya semuanya, kenapa kita tidak bisa itu?” jelasnya.