Qatar memperingatkan bahwa eskalasi perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran berisiko menjatuhkan perekonomian dunia. Peringatan itu disampaikan di tengah kekhawatiran dampak konflik terhadap pasokan energi dari kawasan Teluk.
Menteri Energi Qatar Saad al-Kaabi mengatakan serangan Israel dan AS di kawasan tersebut, serta serangan balasan dari Iran, dapat menghentikan seluruh ekspor energi negara-negara Teluk dalam hitungan hari. Menurutnya, kondisi itu berpotensi mendorong harga minyak hingga US$150 per barel.
“Hal ini akan menjatuhkan perekonomian dunia,” ujar Saad al-Kaabi dalam wawancara dengan Financial Times, dikutip Middle East Eye, Jumat (6/3).

