Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras pembunuhan pejabat tinggi Iran, Ali Larijani, dalam serangan yang diklaim dilakukan oleh Israel Defense Forces (IDF). Pernyataan Putin dipandang sebagai sinyal meningkatnya eskalasi konflik Iran–Israel yang berpotensi meluas ke level global.
Dalam pesannya kepada Mojtaba Khamenei, Putin menyampaikan belasungkawa atas tewasnya Larijani yang disebutnya sebagai “teman sejati” Rusia. “Mohon terima belasungkawa terdalam kami atas wafatnya Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran, Ali Larijani,” kata Putin.
Putin menilai Larijani memiliki kontribusi besar dalam memperkuat kemitraan strategis antara Moskow dan Teheran. Ia juga menyatakan bahwa Larijani akan tetap dikenang dalam hubungan bilateral kedua negara.
Serangan yang menewaskan Larijani dilaporkan terjadi di dekat Teheran dan diklaim Israel sebagai operasi militer presisi. Militer Israel menyatakan target telah “dieliminasi” dalam serangan tersebut.
Pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi Larijani tewas bersama sejumlah pihak lain, termasuk anggota keluarga dan asistennya. Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan antara Iran dan Israel yang terus memanas.
Kremlin, melalui juru bicara Dmitry Peskov, turut menyampaikan kecaman. Rusia menilai pembunuhan terhadap pejabat negara berdaulat sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan.

