Harga minyak mentah Brent dilaporkan melonjak tajam hingga menembus US$106 per barel. Kenaikan ini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi kondisi fiskal dan berbagai pos belanja pemerintah.
Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya menyatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap kuat. Ia menegaskan defisit masih terkendali di tengah pergerakan harga minyak yang tinggi.

