Presiden Prabowo Subianto menilai krisis global tidak semata-mata menjadi ancaman. Di tengah perang di Timur Tengah dan lonjakan harga energi, ia justru melihat situasi tersebut sebagai peluang untuk mendorong pemerintah bekerja lebih efisien.
Menurut Prabowo, tekanan akibat ketidakpastian global dapat menjadi pemicu untuk memperbaiki kinerja, termasuk menekan kebocoran dalam pengelolaan pemerintahan. Ia juga meminta agar pemerintah bergerak lebih cepat dalam menjalankan tugas dan program.
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya mempercepat peralihan energi. Ia memandang dinamika global dan kenaikan harga energi sebagai momentum untuk memperkuat langkah-langkah menuju transisi energi yang lebih cepat.