BERITA TERKINI
Prabowo Tegaskan Peran Diplomasi Indonesia untuk Palestina, Ulama Serukan Doa bagi Kepemimpinan Nasional

Prabowo Tegaskan Peran Diplomasi Indonesia untuk Palestina, Ulama Serukan Doa bagi Kepemimpinan Nasional

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap berada di garis depan upaya perdamaian dunia, khususnya terkait situasi di Palestina. Dalam pertemuan dengan para ulama dan tokoh masyarakat Islam di Istana Merdeka, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia masih akan berperan aktif dalam forum perdamaian internasional yang dikenal sebagai Board of Peace (BoP) sebagai bagian dari diplomasi untuk mendorong stabilitas dan perdamaian jangka panjang di Gaza.

Meski demikian, Prabowo menekankan prinsip tegas dalam keikutsertaan Indonesia pada forum tersebut. Pemerintah, kata dia, tidak akan bertahan dalam sebuah forum apabila partisipasi Indonesia tidak lagi membawa manfaat bagi perjuangan rakyat Palestina maupun kepentingan nasional Indonesia. Sikap ini mencerminkan pendekatan yang realistis sekaligus menempatkan nilai keadilan dan kemanusiaan sebagai pijakan.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam pertemuan itu turut menyampaikan pandangan sejalan. Habib Hanif Alatas dari Front Persaudaraan Islam dan Nusron Wahid dari Nahdlatul Ulama menilai forum BoP saat ini masih menjadi salah satu sarana diplomasi yang realistis untuk membuka ruang dialog dan perundingan damai terkait konflik di Palestina.

Di tengah dinamika global tersebut, dukungan moral dari para ulama disebut menjadi energi penting bagi kepemimpinan nasional. Ulama kharismatik Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya mengajak masyarakat mendoakan Presiden agar diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah memimpin bangsa.

Buya Yahya menilai tugas seorang presiden tidak ringan karena setiap kebijakan dan keputusan besar memuat tanggung jawab menjaga stabilitas negara serta kesejahteraan rakyat. Karena itu, doa dan dukungan masyarakat dinilai diperlukan agar kepemimpinan nasional dapat berjalan dengan baik.

Momentum bulan Ramadhan juga diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai kebaikan, kedamaian, dan persatuan di tengah masyarakat. Dengan dukungan moral dari rakyat serta upaya diplomasi yang terus dilakukan pemerintah, Indonesia diharapkan tetap membawa pesan perdamaian di tingkat global.

Pertemuan tersebut menegaskan dua elemen yang dipandang saling melengkapi: diplomasi sebagai instrumen negara dalam memperjuangkan perdamaian dan doa masyarakat sebagai dukungan moral bagi pemimpin. Di tengah tantangan global yang kompleks, pemerintah menyatakan akan terus memperjuangkan keadilan bagi Palestina sekaligus menjaga arah pembangunan bangsa menuju masa depan yang damai dan sejahtera.