Duta Besar Iran untuk Indonesia, H.E. Mr. Mohammad Boroujerdi, menemui mantan Presiden Joko Widodo di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (1/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Boroujerdi dijamu makan siang.
Sejumlah menu disajikan, di antaranya bakmi Jawa, ayam goreng kremes, dan lontong sayur. Boroujerdi menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bertemu Jokowi sekaligus mengucapkan selamat Idul Fitri.
“Saya hari ini berkesempatan bertemu dengan Yang Mulia Bapak Joko Widodo. Saya mengucapkan Selamat Idul Fitri dan mendoakan beliau dan keluarga selalu sehat,” ujar Boroujerdi.
Dalam pertemuan itu, Boroujerdi menyampaikan kondisi terkini di negaranya dan menyinggung dampak perang yang menimbulkan korban. Ia mengatakan telah melaporkan situasi Iran yang menurutnya diserang Zionis Israel dan Amerika Serikat, serta menyebut Jokowi menyampaikan dukungan kepada Iran.
“Saya menyampaikan laporan kondisi terakhir negara kami yang diserang oleh Zionis Israel dan Amerika Serikat. Beliau menyampaikan dukungan terhadap bangsa Iran,” katanya.
Boroujerdi juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya anggota TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon. Ia menyebut dalam serangan tersebut tiga prajurit meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami cedera.
“Saya juga dalam kesempatan ini menyatakan belasungkawa atas serangan keji terhadap pasukan perdamaian di Lebanon. Dalam serangan tersebut, tiga prajurit sebagai bagian dari pasukan perdamaian, putra terbaik bangsa ini, harus kehilangan nyawa dan syahid. Beberapa lainnya mengalami cedera akibat serangan Zionis,” ujarnya.
Sementara itu, Jokowi disebut menyampaikan keinginan untuk menjaga hubungan diplomatik dengan Iran. Ia menilai menjaga hubungan diplomatik merupakan hal yang penting.

