Presiden Prabowo Subianto menegaskan sejumlah pencapaian Pemerintah Indonesia dalam 1,5 tahun terakhir di tengah situasi dunia yang diliputi ketidakpastian dan konflik geopolitik. Penegasan itu disampaikan dalam taklimat kepada jajaran kabinet di Lapangan Tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4) sore.
Dalam agenda tersebut, sejumlah pejabat dikumpulkan, mulai dari menteri dan wakil menteri, kepala dan wakil kepala badan, pejabat eselon satu, hingga direktur utama BUMN. Hadir pula Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, serta Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro.
Prabowo menyatakan, pada tahun pertama pemerintahannya telah dicapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata. Ia menilai Indonesia mampu bertahan dan meraih keberhasilan meski kondisi global diwarnai peperangan di berbagai wilayah yang berdampak pada stabilitas dunia.
“Alhamdulillah Pemerintah kita, di mana saudara-saudara adalah bagian dari Pemerintah yang saya pimpin dalam 1,5 tahun, alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita,” ujar Prabowo.
Presiden juga menekankan pentingnya kerja yang efisien dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia menyebut pemerintah telah menavigasi bangsa melalui hal-hal yang berbahaya, serta menunjukkan kinerja yang efektif dan andal dalam menjalankan tugas bernegara.
Terkait krisis energi yang terjadi di dunia, Prabowo menilai situasi tersebut tidak hanya menjadi kesulitan atau hambatan, tetapi juga peluang untuk memaksimalkan potensi Indonesia, terutama dalam pengembangan sumber-sumber energi baru yang berkaitan dengan perekonomian nasional.
“Membuat kita harus bekerja terbaik, harus bekerja lebih efisien, tidak boleh boros, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada korupsi. Sekarang kita harus menghimpun semua kekuatan kita,” kata Prabowo.