Jakarta — Presiden Prabowo Subianto memanggil seluruh menteri dan jajaran Kabinet Merah Putih untuk menghadiri rapat kerja pemerintahan di Istana Kepresidenan, Rabu, 8 April 2026. Sejumlah pejabat terlihat hadir, termasuk Raffi Ahmad.
Raffi Ahmad saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Dengan jabatan tersebut, ia disebut rutin mengikuti berbagai agenda pemerintahan, termasuk rapat koordinasi bersama Presiden.
Rapat kerja yang dimulai pukul 14.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Prabowo. Dalam arahannya, Prabowo menegaskan pertemuan tidak hanya diikuti para menteri dan kepala badan, tetapi juga melibatkan pejabat eselon I kementerian/lembaga serta direktur utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Sengaja saya kumpulkan para menteri, para kepala badan, pejabat cabang eksekutif, termasuk eselon I kementerian lembaga dan dirut BUMN,” ujar Prabowo, dikutip dari saluran YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo menyatakan rapat tersebut bertujuan memberi arahan strategis, mengingat pemerintahan yang dipimpinnya telah berjalan lebih dari satu tahun sejak Oktober 2024.
“Sudah 1 tahun lebih kita menjalankan mandat kita sebagai mandataris rakyat kita sejak Oktober 2024, kita sudah lewawi Oktober 2025, sudah satu tahun dan sekarang April, bisa dikatakan sudah 1 tahun enam bulan pelaksanaan tugas kita,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan jajaran birokrasi mengenai berbagai potensi ancaman yang dihadapi Indonesia dan negara-negara lain. Ia menyoroti kemungkinan krisis pangan, energi, dan air sebagai tantangan yang perlu diantisipasi.
Selain isu sumber daya, Prabowo memperingatkan dampak pesatnya perkembangan teknologi, terutama risiko penyebaran berita bohong dan konten manipulatif berbasis kecerdasan buatan, termasuk deepfake, yang dinilai dapat menyesatkan publik serta mengganggu stabilitas nasional.