Presiden Prabowo Subianto mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah situasi perang yang melibatkan Iran dan AS–Israel. Imbauan tersebut disampaikan seiring kewaspadaan pemerintah terhadap potensi dampak konflik terhadap harga minyak.
Dalam konteks ketegangan geopolitik tersebut, pemerintah menaruh perhatian pada kemungkinan terjadinya tekanan terhadap harga minyak dunia. Kondisi itu dinilai dapat berimbas pada situasi energi, termasuk kebutuhan BBM.
Imbauan penghematan BBM disampaikan sebagai langkah antisipatif agar penggunaan energi lebih bijak di tengah ketidakpastian global. Pemerintah juga disebut mewaspadai perkembangan situasi yang dapat memengaruhi stabilitas harga minyak.

