Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, seluruh pejabat Eselon I kementerian/lembaga, serta Direktur Utama BUMN di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4). Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus penguatan konsolidasi pemerintah dalam menghadapi dinamika global yang dinilai semakin kompleks.
Dalam taklimatnya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas capaian pemerintah dalam menjaga dan mengendalikan arah pembangunan nasional, terutama di tengah situasi dunia yang disebut penuh ketidakpastian. Ia menyinggung berbagai konflik dan peperangan yang menurutnya telah memicu guncangan terhadap stabilitas global.
“Di tahun pertama kita tidak dapat dipungkiri, kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata, prestasi yang nyata. Di tengah prestasi yang nyata ini kita menghadapi keadaan dunia yang penuh dengan ketidakpastian, dengan penuh konflik, peperangan di mana-mana yang telah mengakibatkan goncangan-goncangan stabilitas dunia,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menegaskan pemerintah mampu menavigasi berbagai tantangan global sembari menjaga stabilitas nasional. Ia menilai dalam satu setengah tahun terakhir, pemerintah menunjukkan kinerja yang baik dalam melaksanakan program dan kebijakan untuk kepentingan bangsa.
“Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan bangsa. Kita mampu melewati berbagai risiko, dan telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, handal, serta mampu melaksanakan tugas bernegara dengan baik,” katanya.
Selain itu, Prabowo menyoroti kondisi global yang menurutnya tengah menghadapi krisis, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga energi. Meski demikian, ia menyatakan kondisi Indonesia relatif stabil dan berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan banyak negara lain.
“Saya telah mempelajari angka-angka dan laporan dari para menteri. Ternyata kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi kita mampu menghadapi dan mengatasinya,” tandasnya.
Rapat kerja tersebut juga menjadi penegasan agar seluruh jajaran pemerintahan terus memperkuat sinergi, meningkatkan kecepatan eksekusi, serta memastikan setiap kebijakan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.