ISLAMABAD — Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyambut keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghentikan sementara operasi baru AS di Selat Hormuz. Sharif menyatakan senang atas langkah tersebut.
Melalui unggahan di platform X, Sharif memuji apa yang ia sebut sebagai “kepemimpinan Trump yang berani dan pengumuman tepat waktu.” Ia menilai penghentian sementara itu dapat membantu meredakan ketegangan.
Menurut Sharif, jeda operasi tersebut akan “sangat membantu dalam memajukan perdamaian, stabilitas, dan rekonsiliasi regional selama periode sensitif ini.”
Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa Pakistan telah bertindak sebagai mediator dalam negosiasi yang berlangsung antara AS dan Iran, dengan pembicaraan terbaru digelar di Islamabad.
Sharif menegaskan posisi Pakistan untuk terus mendukung upaya penyelesaian damai. “Pakistan tetap berkomitmen mendukung semua upaya yang mendorong pengekangan dan penyelesaian konflik secara damai melalui dialog dan diplomasi,” kata Sharif.
Utusan Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, juga disebut bereaksi terhadap penghentian sementara yang disebut sebagai ‘Proyek Kebebasan’ oleh AS.