BERITA TERKINI
Peta Kawasan Rawan Bencana Dinilai Penting untuk Antisipasi, 127 Gunung Berapi Telah Dipetakan

Peta Kawasan Rawan Bencana Dinilai Penting untuk Antisipasi, 127 Gunung Berapi Telah Dipetakan

Peta kawasan rawan bencana dinilai dapat menjadi rujukan bagi masyarakat untuk mengantisipasi dan menghindari risiko bencana yang berpotensi terjadi. Informasi tersebut juga disebut perlu disebarluaskan agar publik lebih siap menghadapi kemungkinan bencana.

Litbang Kompas, Slamet JP, mengatakan Indonesia memiliki sekitar 127 gunung berapi yang telah disiapkan peta rawan bencananya. Menurut dia, peta tersebut disusun berdasarkan kajian yang dilakukan dalam waktu panjang.

“Peta rawan bencana ini tentunya berdasarkan hasil riset bertahun-tahun, sejarah letusan, tipikal letusan kemudian arah letusan dan sebagainya sudah dipetakan oleh PVMBG,” ujar Slamet JP.

Slamet menambahkan, informasi seperti peta rawan bencana perlu dioptimalkan dan disebarkan kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi, termasuk untuk menghadapi risiko bencana seperti erupsi gunung api.

Erupsi Semeru dan imbauan kewaspadaan

Erupsi Gunung Semeru terjadi pada Sabtu, 4 Desember 2021. Petugas Pos Pantau Semeru saat itu mengingatkan warga agar tidak panik.

Sebelumnya, Ketua Pos Pantau Gunung Semeru, Liswanto, menyebut berdasarkan data yang dipantau terdapat kemungkinan erupsi susulan.

“Saya kira berdasarkan data, jadi ini kita pantau terus, potensinya masih ada,” ujar Liswanto.

Liswanto juga mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan tinggi karena kejadian dapat berlangsung sewaktu-waktu.