BERITA TERKINI
Perencana Keuangan Sarankan Prinsip 3P agar THR Tak Habis Tanpa Perencanaan

Perencana Keuangan Sarankan Prinsip 3P agar THR Tak Habis Tanpa Perencanaan

JAKARTA — Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang berpotensi mendorong kenaikan harga energi dan pangan, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam mengelola tunjangan hari raya (THR). Penggunaan THR secara bijak dinilai penting agar dana tersebut tidak habis tanpa perencanaan.

Perencana keuangan Rista Zwestika, CFP WMI, menyarankan prinsip sederhana “3P” dalam mengatur THR, yakni Prioritas, Proteksi, dan Perayaan. Rista juga tercatat sebagai duta literasi keuangan syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pertama, masyarakat diminta memprioritaskan kebutuhan utama yang berkaitan langsung dengan perayaan Idul Fitri. THR dapat dialokasikan untuk membayar zakat, biaya mudik, serta kebutuhan keluarga selama Lebaran. Penetapan prioritas dianggap membantu mengendalikan pengeluaran agar tidak berlebihan.

Kedua, sebagian THR disarankan disisihkan untuk proteksi keuangan, terutama memperkuat dana darurat. Menurut Rista, dana darurat idealnya setara dengan enam hingga 12 bulan pengeluaran. Jika cadangan tersebut belum terpenuhi, THR dapat dimanfaatkan untuk menambah “cash buffer” atau cadangan uang tunai.

Ketiga, THR dapat digunakan untuk perayaan Idul Fitri bersama keluarga, namun tetap dalam batas wajar. Selain untuk konsumsi, masyarakat juga dapat mempertimbangkan menempatkan sebagian dana pada instrumen investasi berisiko rendah seperti emas, Surat Berharga Negara (SBN), atau reksa dana, yang dinilai relatif stabil dalam menjaga nilai uang di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti.

Dengan perencanaan yang tepat, THR diharapkan tidak hanya habis untuk kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat membantu memperkuat kondisi keuangan dalam jangka panjang.