BERITA TERKINI
Penutupan Selat Hormuz Diprediksi Dorong Harga Minyak hingga Rp1,25 Juta per Barel

Penutupan Selat Hormuz Diprediksi Dorong Harga Minyak hingga Rp1,25 Juta per Barel

Penutupan Selat Hormuz diperkirakan akan memicu lonjakan tajam harga minyak dunia. Dalam proyeksi yang beredar, harga minyak dapat naik hingga sekitar Rp1,25 juta per barel, sebuah level yang berpotensi memberi tekanan besar pada perekonomian global.

Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling strategis bagi distribusi energi. Karena itu, gangguan di kawasan ini dinilai dapat menimbulkan efek berantai, mulai dari kenaikan biaya energi hingga meningkatnya tekanan terhadap stabilitas ekonomi di berbagai negara.

Dampak yang diperkirakan muncul bersifat luas dan lintas sektor, sehingga konteksnya berbeda dengan isu-isu di dalam negeri seperti aktivitas penambangan tanpa izin. Penutupan jalur tersebut lebih terkait pada dinamika pasokan dan distribusi energi global yang dapat memengaruhi harga di pasar internasional.

Dengan potensi kenaikan harga yang signifikan, situasi ini menjadi perhatian karena dapat memperlebar risiko ketidakpastian ekonomi, terutama bagi negara-negara yang bergantung pada impor energi dan rentan terhadap gejolak harga komoditas.