Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) kabupaten/kota se-Provinsi Sulut periode 2026–2030. Kegiatan tersebut digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Jumat (6/3/2026).
Dalam sambutannya, Yulius menegaskan koperasi harus menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia sekaligus benteng untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat Sulut. Ia menilai pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Yulius juga meminta jajaran pengurus yang baru dilantik segera bekerja cepat dan menghadirkan inovasi dalam menjalankan organisasi. Menurutnya, tantangan ekonomi global tidak bisa dihadapi dengan pendekatan konvensional.
Ia menekankan pentingnya pemerataan ekonomi hingga ke desa-desa. Salah satu langkah yang disorotnya adalah optimalisasi Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan dan desa, yang dinilai dapat menjadi solusi untuk mematahkan dominasi lintah darat dan praktik rente yang selama ini membebani masyarakat kecil, termasuk petani, nelayan, penambang, dan pedagang pasar.
Dalam kesempatan itu, Yulius menginstruksikan jajaran Dekopinwil dan Dekopinda agar menjalankan pengawasan berkelanjutan untuk memastikan koperasi memiliki manajemen yang sehat serta dukungan permodalan yang kuat.
Ia juga memaparkan tiga fokus strategis yang perlu menjadi perhatian ke depan, yakni modernisasi koperasi ke dalam ekosistem digital agar lebih kompetitif, hilirisasi produk untuk meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat desa, serta menjaga integritas pengelolaan dana dengan prinsip transparansi yang tinggi.
Yulius turut menitipkan mandat kepada Ketua Dekopinwil Sulut, G.S. Vicky Lumentut, untuk memimpin gerakan penguatan koperasi dengan komitmen kuat demi kepentingan masyarakat Sulut.

