BERITA TERKINI
Pemkab Bogor Ajak Warga Tanam Pangan di Pekarangan untuk Antisipasi Dampak Konflik Global

Pemkab Bogor Ajak Warga Tanam Pangan di Pekarangan untuk Antisipasi Dampak Konflik Global

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengajak masyarakat memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat keluarga dengan menanam bahan pangan di pekarangan rumah. Langkah ini disebut sebagai upaya antisipasi terhadap kondisi global yang tidak menentu, termasuk potensi konflik dan perang di sejumlah wilayah yang dikhawatirkan dapat mengganggu rantai pasok pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, mengatakan situasi geopolitik global berpotensi memengaruhi distribusi dan ketersediaan pangan. Karena itu, warga didorong memanfaatkan lahan kosong maupun area sekitar rumah untuk menanam tanaman pangan.

“Dunia saat ini sedang menghadapi situasi yang cukup rentan terhadap konflik. Jika terjadi gangguan pada distribusi pangan global, tentu akan berdampak pada ketersediaan pangan,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Menurut Teuku, ajakan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Melalui gerakan ini, masyarakat didorong menanam beragam komoditas yang bisa dikonsumsi sehari-hari, seperti sayuran, cabai, umbi-umbian, hingga tanaman buah.

Selain untuk menjaga ketersediaan pangan keluarga, upaya menanam di pekarangan juga dinilai dapat meningkatkan kemandirian pangan masyarakat. Pemkab Bogor, kata dia, turut menyiapkan contoh miniatur urban farming sebagai sarana edukasi agar warga memahami cara memanfaatkan lahan sempit untuk bercocok tanam.

Teuku menegaskan penguatan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan masyarakat. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, keluarga diharapkan memiliki cadangan pangan mandiri yang dapat digunakan kapan saja.

Pemkab Bogor berharap gerakan menanam dari rumah dapat membuat masyarakat lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

“Kalau setiap keluarga menanam dan memiliki sumber pangan sendiri di pekarangan rumah, maka ketahanan pangan daerah akan semakin kuat. Ini menjadi langkah penting agar masyarakat tetap aman dan tercukupi kebutuhan pangannya dalam berbagai kondisi,” katanya.