Prestasi olahraga Indonesia kembali menjadi sorotan di tengah situasi global yang disebut kian tidak stabil. Pemerintah menilai capaian nasional masih dapat dipertahankan meski dunia menghadapi krisis.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam agenda taklimat bersama jajaran kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam kesempatan itu, ia menyebut adanya capaian yang dianggap nyata pada periode awal pemerintahan.
“Di tahun pertama kita, tidak dapat dimungkiri kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata,” ucap Presiden.
Pemerintah juga menyoroti kondisi geopolitik dunia yang tidak stabil sebagai ujian bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Dampak situasi global itu dinilai turut berpengaruh terhadap sektor olahraga, terutama terkait pendanaan, penyelenggaraan kompetisi internasional, serta pengiriman atlet ke luar negeri.
Sejumlah hambatan yang disebut muncul antara lain kenaikan biaya logistik dan ketidakpastian jadwal penyelenggaraan ajang olahraga. Faktor-faktor tersebut dipandang dapat memengaruhi upaya atlet Indonesia dalam menjaga dan meningkatkan prestasi di level internasional.
Meski demikian, pemerintah melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk memperkuat kemandirian nasional, termasuk dalam menghadapi tantangan yang berimbas pada pembinaan dan pencapaian olahraga Indonesia.