Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan digital nasional dengan menempatkan Papua sebagai salah satu titik strategis konektivitas internasional Indonesia di kawasan Asia Pasifik.
Angga menyampaikan, pengembangan infrastruktur digital menjadi bagian dari agenda prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
“Indonesia itu luas. Indonesia bukan hanya di Jawa. Dari Sabang sampai Merauke adalah Indonesia. Karena itu pembangunan konektivitas tidak boleh hanya terpusat di wilayah utama, tetapi juga harus menjangkau Papua dan Indonesia Timur,” kata Angga saat meresmikan Kabel Laut Pukpuk di Jayapura, dikutip Minggu (10/5).
Ia menjelaskan, konektivitas digital kini menjadi elemen penting untuk memperkuat daya saing nasional, meningkatkan kualitas layanan publik, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Menurut Angga, penguatan jaringan internasional di Papua memiliki nilai strategis. Selain memperluas akses digital masyarakat, langkah ini dinilai dapat memperkuat ketahanan jaringan dan menambah keberagaman jalur konektivitas internasional Indonesia.
“Konektivitas yang kuat akan membuka peluang ekonomi baru, memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan digital, serta memperkuat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara lebih merata,” ujarnya.
Angga menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat konektivitas dan ekosistem digital di kawasan Asia Pasifik seiring masifnya pembangunan infrastruktur digital nasional.
Untuk mempercepat transformasi digital, pemerintah disebut terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, hingga pelaku industri.
“Kolaborasi seperti yang kita lihat hari ini menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan digital dapat diwujudkan secara bersama-sama,” kata Angga.