BERITA TERKINI
Panglima TNI Minta Kostrad Siap Hadapi Dampak Konflik Global dan Ancaman Perang Hibrida

Panglima TNI Minta Kostrad Siap Hadapi Dampak Konflik Global dan Ancaman Perang Hibrida

Depok, Jawa Barat — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta jajaran Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad) mempersiapkan diri menghadapi konflik global yang dinilai semakin memanas. Ia menekankan perlunya kesiapan untuk melindungi negara dari dampak konflik internasional yang eskalasinya terus meningkat.

Pesan itu disampaikan Agus saat memberikan amanat dalam upacara perayaan HUT ke-65 Kostrad di Lapangan Markas Divisi I Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat. Menurutnya, dinamika global saat ini diwarnai rivalitas kekuatan besar, peningkatan konflik global dan regional, serta ancaman perang hibrida.

Agus juga menyoroti perubahan karakteristik peperangan. Jika sebelumnya perang lebih mengandalkan serangan fisik, kini berkembang ke penggunaan perang media dan serangan siber. Ia menilai ancaman konvensional maupun modern tersebut perlu diantisipasi karena berpotensi mengganggu keamanan negara.

“Menghadapi ancaman multidimensi ini, saya perintahkan bahwa Kostrad harus selalu siap bertempur dan menang dalam setiap spektrum peperangan,” kata Agus.

Dalam amanatnya, Agus menilai Kostrad sebagai pasukan pemukul yang memiliki peran krusial dalam mempertahankan wilayah Indonesia. Karena itu, ia meminta peningkatan kemampuan tempur dan pertahanan prajurit agar mampu mengantisipasi serangan dari berbagai sisi.

Agus meyakini penguasaan kemampuan pertahanan modern dan konvensional akan memperkuat daya tangkal Kostrad terhadap berbagai jenis ancaman yang dapat muncul sebagai dampak konflik internasional. Ia pun menyatakan keyakinannya bahwa Kostrad akan terus menjadi kebanggaan TNI dan rakyat Indonesia.