Jakarta — Peta energi global disebut berubah cepat setelah Israel melancarkan serangan militer pendahuluan terhadap Iran. Di tengah meningkatnya risiko perang, delegasi OPEC+ mengonfirmasi bahwa kelompok tersebut akan mempertimbangkan peningkatan pasokan yang lebih besar dalam pertemuan darurat yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu ini.
Menurut laporan Investing.com pada Minggu, 1 Maret 2026, perubahan sikap itu ditujukan untuk menyediakan penyangga likuiditas bagi pasar global. Kekhawatiran utama muncul karena kemungkinan meluasnya perang regional dinilai dapat mengancam jalur transit minyak yang paling vital di dunia.
Serangan yang dilaporkan Reuters disebut disertai ledakan di berbagai titik di Teheran. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan langkah tersebut sebagai operasi yang diperlukan untuk membongkar infrastruktur nuklir dan rudal Iran.
Situasi ini dinilai menutup peluang diplomasi singkat yang sempat terbuka pada Februari. Pada saat yang sama, risiko pembalasan Iran terhadap pangkalan AS atau fasilitas energi di negara-negara Teluk tetangga ikut meningkat, sejalan dengan ancaman yang sebelumnya berulang kali disampaikan Teheran.
Sebelum kabar serangan tersebut mencuat, aliansi produsen yang dipimpin Arab Saudi diperkirakan hanya melanjutkan kenaikan produksi secara moderat mulai April. Namun, ketika konfrontasi Israel–Iran memasuki fase yang disebut “panas”, OPEC+ menghadapi tekanan untuk mencegah lonjakan harga yang berpotensi mengganggu pertumbuhan ekonomi global.
Di pasar, perhatian pedagang tidak lagi terbatas pada ancaman konflik, melainkan pada risiko nyata seperti kemungkinan blokade Selat Hormuz atau kerusakan fasilitas pengolahan di kawasan. Dengan memberi sinyal kesiapan menambah pasokan, OPEC+ berupaya menahan dampak gejolak geopolitik terhadap harga energi.
Investor kini menunggu pengumuman resmi pada Minggu untuk memastikan apakah usulan “kenaikan besar-besaran” produksi akan diambil dan apakah langkah tersebut cukup untuk menstabilkan pasar yang berada dalam ketidakpastian.

