Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2026 menjadi 2,9%.
Penurunan proyeksi ini dipengaruhi meningkatnya ketidakpastian akibat konflik di Timur Tengah. Situasi tersebut turut mendorong lonjakan harga energi dan meningkatkan tekanan inflasi, yang pada akhirnya membebani prospek pertumbuhan ekonomi dunia.

