BERITA TERKINI
Menteri Ekonomi Kreatif Dukung Kendari Tuan Rumah UCLG ASPAC 2026

Menteri Ekonomi Kreatif Dukung Kendari Tuan Rumah UCLG ASPAC 2026

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyatakan dukungan agar Kota Kendari menjadi tuan rumah pelaksanaan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting dan Asia Pacific Forum 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan saat audiensi dengan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran. Riefky menilai forum internasional itu dapat menjadi sarana strategis untuk mendorong ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru, sekaligus memosisikan Kendari sebagai percontohan bagi kota-kota di kawasan Asia Pasifik.

“Kami memberikan apresiasi dan dukungan, karena acara luar biasa ini efektif dapat membawa nama Indonesia ke kancah internasional, sekaligus menjadi momentum penting bagi Kota Kendari untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia,” kata Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting dan Asia Pacific Forum 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para pemimpin daerah se-Asia Pasifik untuk memperkuat kapasitas serta bertukar kebijakan pembangunan demi kemajuan kawasan.

Kementerian Ekraf menyatakan komitmen untuk berperan sebagai akselerator melalui fasilitasi promosi produk lokal dan penguatan ekosistem kreatif. Upaya itu juga disebut membutuhkan dukungan regulasi dari Pemerintah Kota Kendari sebagai fondasi keberlanjutan sektor inovasi dan budaya di daerah.

Riefky menyoroti langkah yang dinilai progresif dari Kendari melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. Menurutnya, regulasi tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah yang perlu diperkuat bersama agar subsektor seperti kuliner, kriya, fesyen, hingga seni pertunjukan semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar global.

Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan kesiapan daerahnya menjadi pusat perhatian Asia Pasifik, termasuk melalui struktur birokrasi yang fokus lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ia berharap sinergi dengan kementerian dapat memberi dampak jangka panjang bagi pelaku ekonomi kreatif lokal dalam persiapan menyambut delegasi internasional.

“Dengan populasi mencapai 355.665 jiwa dan konektivitas yang mumpuni melalui Bandar Udara Haluoleo, kami siap menyukseskan agenda Asia Pasifik ini sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor kreatif,” ujar Siska.

Pertemuan ini turut menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong potensi lokal ke panggung internasional, sekaligus memperkuat ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.