Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyiapkan surat edaran (SE) terkait pelaksanaan pembelajaran di masa krisis global. SE tersebut disebut akan diterbitkan secepatnya, mengingat kegiatan belajar siswa dijadwalkan dimulai pada 30 Maret.
Abdul Mu'ti menyampaikan, berdasarkan hasil rapat lintas kementerian dan pernyataan pers Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno pada 23 Maret, pembelajaran di sekolah tetap dilaksanakan seperti biasa. Kebijakan ini mempertimbangkan aspek akademik serta penguatan pendidikan karakter.
"Jadi, siswa belajar seperti biasa, bukan belajar daring," kata Abdul Mu'ti dalam pesan singkat, Rabu (25/3). Ia menambahkan, penjelasan lebih rinci mengenai ketentuan pembelajaran tersebut akan disampaikan melalui SE Mendikdasmen.
Sebelumnya, Pratikno menegaskan kembali arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3). Menurut Pratikno, situasi krisis global justru perlu dijadikan momentum untuk mendorong percepatan agenda transformasi nasional.
Pratikno juga menjelaskan bahwa selain fokus pada swasembada pangan dan swasembada energi, Presiden Prabowo memberi perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.
Di sektor pendidikan, berdasarkan koordinasi dengan Mendikdasmen dan Menteri Agama Nassarudin Umar, Pratikno menekankan pentingnya memastikan proses pembelajaran siswa tetap berjalan seperti biasa.

