BERITA TERKINI
Megawati Bertemu Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Antisipasi Krisis Global

Megawati Bertemu Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Antisipasi Krisis Global

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, dalam sebuah pertemuan yang membahas isu geopolitik dan langkah antisipasi menghadapi potensi krisis global.

Dalam pertemuan tersebut, Megawati didampingi Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, serta Direktur Eksekutif Megawati Institute Hilmar Farid.

Hasto menyampaikan, pembahasan mencakup dinamika geopolitik, termasuk situasi terkini di Timur Tengah, serta Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung yang akan diperingati memasuki tahun ke-71.

Saat tiba, Ralf Beste menyebut dirinya baru saja berkunjung ke Bandung dan mengunjungi Museum KAA. Ia mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upayanya untuk lebih mengenal Indonesia.

Ralf juga menyampaikan kekagumannya terhadap peran Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dalam mendorong kebangkitan negara-negara di kawasan Asia dan Afrika.

Menanggapi pembahasan terkait KAA, Megawati kemudian menceritakan pengalamannya saat mendampingi Soekarno sebagai delegasi termuda berusia 14 tahun dalam KTT Gerakan Non-Blok di Beograd, Yugoslavia, pada 1961. Ia mengenang momen duduk bersama tokoh-tokoh seperti Jawaharlal Nehru dari India dan Gamal Abdel Nasser dari Mesir, yang kala itu ia panggil “uncle”.

Dalam forum tersebut, Megawati menyebut Soekarno mewajibkannya bertemu para pemimpin dunia dan membuat catatan khusus atas hal-hal yang disampaikan.

Ahmad Basarah menambahkan, suasana dialog semakin hangat dan Megawati kemudian memberikan sejumlah buku kepada Dubes Jerman, antara lain teks pidato Soekarno di KAA, buku teks pidato Soekarno di Perserikatan Bangsa-Bangsa berjudul To Build The World A New, serta buku Lahirnya Pancasila.

Saat membahas isu terkini, Basarah menyebut Megawati menekankan pentingnya mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis global. Megawati juga menyinggung pengalaman Indonesia menghadapi krisis ekonomi 1997 serta upaya penanganannya ketika ia menjabat sebagai presiden, termasuk stabilisasi nilai tukar rupiah, pembayaran utang luar negeri, dan langkah-langkah penyelesaian krisis.

Sebelum pertemuan berakhir, Megawati dan Dubes Ralf Beste bertukar cinderamata. Dalam sesi foto bersama, Megawati sempat menanyakan tinggi badan sang duta besar yang tampak menjulang sambil tersenyum.