MAGNAV mengumumkan peluncuran Edisi Asia Pasifik pada April 2026, menandai babak baru dalam langkah globalnya sekaligus menempatkan kawasan Asia Pasifik sebagai pusat pembahasan budaya, kemewahan, bisnis, dan storytelling modern.
Peluncuran ini disebut sebagai refleksi dari perubahan lanskap global, ketika pengaruh tidak lagi terpusat pada satu wilayah. Dalam narasi yang dibangun MAGNAV, Asia Pasifik dipandang berada di garis depan transformasi tersebut, dengan tradisi dan inovasi yang berjalan beriringan serta kreativitas yang membentuk cerita lintas kawasan.
Edisi Asia Pasifik dipimpin oleh Indira (Anju) Thawani selaku Publisher & CEO sekaligus Chairman MAGNAV Magazines, bersama Rizwan Z. Bhutta, Managing Director iMedia Commune Group. Keduanya membawa visi media yang lebih inklusif, luas, dan terhubung secara global.
MAGNAV menyatakan fokus utamanya adalah menghadirkan cerita yang bermakna melalui kedalaman perspektif dan tujuan editorial. Edisi perdana Asia Pasifik menampilkan Luna Maya sebagai sampul pertama, yang digambarkan sebagai figur berpengaruh dan merepresentasikan kekuatan budaya serta relevansi global kawasan ini.
Secara editorial, publikasi ini mengeksplorasi definisi baru kehidupan modern yang dinamis, saling terhubung, dan personal. Liputannya mencakup berbagai bidang, mulai dari bisnis dan kemewahan hingga fashion dan budaya digital, dengan penekanan pada narasi yang dinilai bertahan lama—mengangkat sosok di balik inovasi, perjalanan di balik kesuksesan, serta ide-ide yang mendorong perubahan.
Edisi Asia Pasifik hadir dalam format cetak, digital, dan platform online, dengan sasaran audiens global yang kian terhubung. MAGNAV juga menyampaikan capaian jangkauan internasionalnya, antara lain distribusi 10.000 eksemplar cetak secara global, lebih dari 300.000 pengikut di media sosial, serta lebih dari 35.000 unduhan digital, disertai pertumbuhan audiens di berbagai platform.
MAGNAV menilai peluncuran Edisi Asia Pasifik sebagai tonggak penting yang sekaligus menjadi pernyataan arah. Dalam konteks pergeseran pengaruh global yang dibentuk beragam suara, budaya, dan perspektif, Asia Pasifik diposisikan bukan hanya sebagai kawasan yang berkembang, melainkan turut memimpin.

