BERITA TERKINI
Lima Titik Panas Terbaru dalam Ketegangan AS–China: Dari Mineral Kritis hingga Taiwan

Lima Titik Panas Terbaru dalam Ketegangan AS–China: Dari Mineral Kritis hingga Taiwan

Beijing disebut tengah menumpuk “kartu tawar-menawar” menjelang pembicaraan Amerika Serikat (AS) dan China yang diperkirakan berlangsung saat Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping berkunjung ke Seoul bulan ini. Salah satu langkah terbaru China adalah mengumumkan pengendalian ekspor baru yang memperketat cengkeramannya atas rantai pasok manufaktur berteknologi tinggi.

Di tengah pertemuan pejabat kedua negara yang terus berlanjut, AS dan China dinilai masih kesulitan keluar dari gencatan dagang sementara. Jeda 90 hari yang dimulai pada 11 Agustus itu akan berakhir sekitar 9 November. Pembicaraan ini berlangsung setelah pertemuan sejak KTT Madrid bulan lalu, yang disebut-sebut menjadi terobosan karena kesepakatan TikTok, di mana AS akan mengambil bagian saham dalam salah satu perusahaan China paling sukses di luar negeri.

Kronologi singkat perang dagang

Pada 4 Februari 2025, Presiden Trump memberlakukan tambahan tarif 10% atas impor dari China. Kebijakan itu disertai tuntutan agar Beijing berbuat lebih banyak untuk menghentikan aliran prekursor fentanyl ke AS. China membalas dengan bea masuk terhadap sejumlah komoditas AS, peralatan pertanian, dan mobil, serta membuka penyelidikan terhadap beberapa perusahaan Amerika.

Pada April, Trump menargetkan China dengan tarif lebih dari 100% melalui kebijakan besar “Liberation Day duties”, sembari menunda tarif timbal balik terhadap beberapa negara lain yang dianggap tidak adil berdagang dengan AS. China kembali membalas, dan dalam beberapa pekan berikutnya kedua pihak saling menaikkan tarif hingga mencapai puncak pada Mei.

Keduanya kemudian sepakat pada 12 Mei untuk melakukan jeda pertama selama 90 hari. Dalam periode itu, tarif AS atas produk China diturunkan dari 145% menjadi 30%, sementara tarif China atas barang AS turun dari 125% menjadi 10%. Sejak itu, jeda 90 hari telah diperpanjang dua kali, terakhir pada 11 Agustus.

Lima titik panas terbaru

1. Mineral kritis

Pada Kamis lalu, bersamaan dengan penambahan lima unsur baru ke dalam daftar kontrol, China mengumumkan pembatasan ekspor untuk beberapa jenis berlian buatan dan bahan anoda grafit sintetis. Dua sektor tersebut merupakan bidang di mana China menjadi produsen utama dunia, dan materialnya digunakan dalam produksi semikonduktor, perangkat kuantum, serta sistem elektronik canggih.

Kebijakan baru itu akan berlaku mulai 8 November, sehari sebelum gencatan dagang saat ini berakhir. Xi dan Trump dijadwalkan bertemu di sela-sela KTT APEC sebelum tanggal tersebut.

China, produsen rare earths (logam tanah jarang) terbesar di dunia, juga diketahui memperketat kontrol atas mineral-mineral penting yang digunakan dalam baterai lithium-ion, semikonduktor, mesin pesawat, TV LED, lensa kamera, dan berbagai kebutuhan lainnya. Pengendalian sebelumnya pada April sempat memicu kelangkaan global sebelum rangkaian kesepakatan dengan Eropa dan AS meredakan krisis pasokan.

2. Semikonduktor

Salah satu alasan China memperketat kontrol atas mineral penting berkaitan dengan pembatasan AS terhadap akses China pada semikonduktor canggih, yang dinilai krusial bagi pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Sejumlah anggota parlemen AS berpendapat, tanpa pembatasan tersebut China dapat membalik-rekayasa atau mengembangkan teknologi chip canggih lebih cepat dari AS, yang berpotensi memberi keunggulan industri sekaligus militer.

China berulang kali meminta pemerintahan Trump mencabut pembatasan itu, sembari menuduh Washington berupaya “menahan perkembangan ekonomi yang sah” milik Beijing.

3. Taiwan

Di luar isu dagang, muncul laporan bahwa Beijing berupaya kembali mendorong Washington untuk mengubah bahasa resmi terkait sikap AS terhadap kemerdekaan Taiwan. China menginginkan AS menyatakan “kami menentang kemerdekaan Taiwan”, bukan sekadar “tidak mendukung kemerdekaan Taiwan”, seperti pernyataan resmi yang berlaku saat ini.

4. —

Data yang tersedia hanya memuat tiga titik panas terbaru. Informasi mengenai titik panas keempat tidak tercantum dalam materi referensi.

5. —

Data yang tersedia hanya memuat tiga titik panas terbaru. Informasi mengenai titik panas kelima tidak tercantum dalam materi referensi.