BERITA TERKINI
Lima Sosok Kunci di Balik Gelar Juara La Liga Barcelona 2024/2025

Lima Sosok Kunci di Balik Gelar Juara La Liga Barcelona 2024/2025

FC Barcelona memastikan diri menjadi juara La Liga musim 2024/2025 setelah melalui persaingan yang ketat. Sepanjang musim, Blaugrana tampil dengan pendekatan yang berani dan ofensif, dengan gaya menyerang dinamis yang banyak dinilai sebagai salah satu yang paling menarik di Eropa tahun ini.

Meski gelar diraih berkat kerja kolektif tim, ada sejumlah figur yang kontribusinya menonjol. Mulai dari peran pelatih hingga pemain yang menjadi pembeda di lapangan, berikut lima sosok yang disebut berpengaruh dalam keberhasilan Barcelona meraih titel liga.

1. Hansi Flick
Pelatih asal Jerman ini menjadi arsitek utama perubahan Barcelona. Flick mengambil alih dalam situasi yang tidak mudah, lalu membangun ulang tim dengan pendekatan menyerang berbasis penguasaan bola. Gaya tersebut dinilai berisiko, namun sejalan dengan karakter permainan klub, dan mendapat penerimaan kuat dari para pendukung.

2. Inigo Martinez
Inigo Martinez menjadi pemimpin di lini belakang dalam sistem pertahanan yang menuntut keberanian. Bek tengah asal Basque itu tampil dalam 27 pertandingan liga dan mencatatkan lima asis, sebuah catatan yang menonjol untuk pemain di posisinya. Selain menjaga pertahanan, ia juga berperan dalam membangun serangan, termasuk melalui umpan-umpan jauh yang akurat dan pergantian permainan saat berada di bawah tekanan.

3. Pedri
Di lini tengah, Pedri tampil konsisten dan menjadi salah satu poros permainan Barcelona. Dalam 34 pertandingan, ia mencetak empat gol dan menyumbang lima asis. Pedri juga mencatatkan perebutan bola terbanyak di liga dengan 238, serta melepaskan 2.371 operan dengan akurasi 89%. Kombinasi kontribusi ofensif dan defensif itu membuat perannya sangat penting sepanjang musim.

4. Lamine Yamal
Lamine Yamal disebut sebagai salah satu pemain paling sulit ditebak dan kerap menjadi pembeda. Barcelona tercatat kalah dalam lima pertandingan, namun Yamal hanya menjadi starter dalam satu laga, dan pada pertandingan itu ia ditarik keluar pada babak pertama karena cedera. Meski demikian, kontribusinya tetap menonjol: ia memimpin liga dalam jumlah asis (12) dan catatan dribel sukses (256), menegaskan statusnya sebagai talenta muda yang paling menarik di kompetisi.

5. Raphinha
Raphinha menjalani musim terbaiknya dengan kontribusi besar di lini serang. Ia mencetak 18 gol dan memberikan sembilan asis, sehingga terlibat langsung dalam 27 dari total 95 gol liga Barcelona—hampir 30% dari keseluruhan. Pergerakan tanpa bola, tekanan, serta kualitasnya dalam menyerang menjadi elemen penting yang membantu Barcelona menjaga konsistensi hingga akhirnya mengunci gelar.