BERITA TERKINI
Lavrov: Percepatan Remiliterisasi Jepang Dinilai Mengancam Stabilitas Asia-Pasifik

Lavrov: Percepatan Remiliterisasi Jepang Dinilai Mengancam Stabilitas Asia-Pasifik

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memperingatkan bahwa kebijakan Jepang yang dinilai mempercepat remiliterisasi dapat mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik. Pernyataan itu disampaikan Lavrov dalam konferensi pers di Moskow pada Senin (2/2) saat meninjau hasil diplomasi Rusia sepanjang 2025.

Lavrov menyoroti sejumlah langkah Jepang, termasuk upaya mencabut pembatasan pasifisme dalam konstitusi, peningkatan belanja militer, perluasan kemampuan militer ofensif, serta pendalaman kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat dan sekutunya. Menurut dia, langkah-langkah tersebut berpotensi membahayakan stabilitas kawasan dan mengikis kepercayaan terhadap Tokyo di seluruh Asia-Pasifik.

Dalam kesempatan yang sama, Lavrov mengatakan Rusia dan China akan terus menegakkan apa yang disebutnya sebagai kebenaran historis tentang Perang Dunia II. Ia juga menyatakan kedua negara akan bersama-sama menentang upaya memalsukan sejarah dan merehabilitasi kebijakan balas dendam militeristik.

Lavrov menambahkan Jepang, menurutnya, perlu belajar dari masa lalu dan sepenuhnya menjauhkan diri dari kebijakan kriminal pada pertengahan abad ke-20 yang ia nilai telah menimbulkan penderitaan bagi masyarakat di berbagai negara, termasuk Jepang sendiri.