Materi Bahasa Indonesia kelas 11 Kurikulum Merdeka pada halaman 116 mengajak siswa menganalisis cerpen “Hatarakibachi” karya Awit Radiani. Cerita pendek ini berkisah tentang perjalanan Nina-chan yang memenuhi undangan Satoshi untuk menghadiri kongres budaya antarnegara di Jepang. Dalam perjalanan tersebut, Nina-chan kemudian bertemu Endo, mantan kekasihnya.
Melalui cerpen itu, siswa diminta mengulas unsur-unsur cerpen, mulai dari tema, tokoh dan penokohan, latar, hingga amanat. Pembelajaran ini berkaitan dengan materi analisis cerpen yang telah dipelajari sebelumnya, serta menjadi pengantar bagi kegiatan lanjutan, yakni membuat puisi yang bersumber dari cerita pendek.
Berikut rangkuman pertanyaan dan jawaban yang digunakan sebagai bahan belajar dan diskusi untuk memahami cerpen “Hatarakibachi” sebelum diolah menjadi puisi.
1. Arti kosakata (mengacu pada KBBI)
a. landmark: belum ada di kamus; dapat dimaknai sebagai ikon suatu tempat atau wilayah.
b. kurator: orang yang mengelola atau mengawasi sesuatu yang berkaitan dengan koleksi museum, perpustakaan, dan lain-lain.
c. asperger syndrom: belum ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia.
d. eksentrik: aneh; ganjil; tidak wajar.
e. etos: pandangan hidup yang khas dari suatu golongan sosial.
2. Tokoh utama dan tokoh pendukung serta penokohannya
Tokoh utama adalah Nina, seniman muda asal Indonesia yang digambarkan ramah, mudah bergaul, suka bercanda, dan pintar.
Tokoh pendukung adalah Satoshi dan Endo. Satoshi merupakan warga Jepang yang menjadi panitia kongres seni budaya. Endo adalah perupa asal Jepang yang disebut menderita asperger syndrome, cenderung menyendiri, melakukan hal-hal eksentrik, pintar merayu, dan terobsesi pada serangga.
3. Alasan Nina-chan merasa kurang layak hadir di kongres budaya
Nina-chan kurang percaya diri karena merasa masih banyak seniman yang lebih besar dan berpengalaman di negara asalnya. Ia menilai dirinya hanya seniman kecil yang belum dianggap di Indonesia.
4. Dugaan Nina-chan soal rekayasa agar dirinya terpilih
Dugaan Nina-chan dinyatakan terbukti karena adanya perbedaan pernyataan antara Endo dan Satoshi. Satoshi menyebut perlu membujuk Endo agar Nina-chan bisa diundang ke Jepang, sementara Endo mengatakan ia tidak punya kuasa memanggil Nina-chan untuk mengikuti kongres budaya.
5. Latar cerpen
Latar cerita umumnya berada di Jepang, antara lain di bandara, hotel, stasiun, dan kantin. Hal ini ditunjukkan melalui penyebutan tempat serta masakan yang identik dengan Jepang. Pada awal cerita juga disebutkan Nina-chan akan pergi ke Jepang untuk menghadiri kongres budaya antarnegara.
6. Sudut pandang penceritaan
Cerpen menggunakan sudut pandang orang pertama, ditandai dengan Nina-chan yang menceritakan pengalamannya sejak perjalanan menuju Jepang hingga bertemu Endo.
7. Tema cerpen
Tema yang disebutkan adalah gambaran tentang sosok lelaki yang terkadang tidak setia dan lebih peduli pada keinginannya sendiri, yang tercermin melalui karakter Endo.
8. Pesan atau amanat
Salah satu amanat yang disampaikan ialah pentingnya bersikap hati-hati terhadap pria yang digambarkan seperti “kutu loncat”, yang mementingkan cinta sesaat.

