KRI Bima Suci, unsur Satuan Bantuan (Satban) Koarmada II, kembali berlayar dari Dermaga Madura Ujung, Surabaya, untuk menjalankan misi Diplomasi Duta Bangsa sekaligus Latihan Praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) 2026. Keberangkatan kapal latih tersebut dilepas pada Kamis, 26 Maret 2026.
Pelepasan dipimpin Kepala Staf Koarmada II Laksma TNI Agam Endrasmoro bersama Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Brigjen TNI (Mar) Ena Sulaksana di Dermaga Madura Koarmada II. Sejumlah pejabat Koarmada II, komandan dan kepala satuan kerja, para komandan KRI unsur Satban Koarmada II, serta Ketua Gabungan II Jalasenastri Koarmada RI Ny. Yully Alit Jaya beserta pengurus turut hadir.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat sebagai tanda dimulainya pelayaran muhibah dan latihan praktik bagi Taruna AAL.
Dalam pelayaran ini, KRI Bima Suci menempuh rute Surabaya, Jakarta, Belawan, Colombo, Singapura, Danang, Shanghai, Busan, Vladivostok, Nagasaki, Manila, Bitung, dan kembali ke Surabaya. Pelayaran diikuti Taruna AAL Tingkat II Angkatan ke-73 serta peserta ASEAN Plus Cadet Sail 2026.
Amanat Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya yang dibacakan Kaskoarmada II menyebutkan pelayaran ini merupakan KJK ke-10 di bawah pimpinan Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto. Pelayaran dijadwalkan berlangsung dari 26 Maret hingga 28 Juli 2026, dengan jarak tempuh 16.877 nautical mile selama 124 hari.
Selain sebagai pelayaran muhibah, kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan navigasi lingkaran besar, navigasi astronomi, serta penerapan ilmu dasar matra laut bagi para taruna. “Selain itu, pelayaran ini juga bertujuan membentuk mental kejuangan dan karakter prajurit matra laut serta memberikan wawasan kepada taruna tentang budaya dan karakter wilayah di negara-negara yang disinggahi,” kata Sugeng Hariyanto.
Kartika Jala Krida dan ASEAN Plus Cadet Sail disebut sebagai implementasi peran diplomasi Angkatan Laut melalui pertukaran pengalaman dan kerja sama antar kadet dari berbagai negara. Melalui kegiatan ini, para kadet diharapkan kelak menjadi pemimpin Angkatan Laut di masa depan, sekaligus menjaga kesinambungan hubungan diplomasi maritim untuk mendukung stabilitas keamanan regional dan global.

