BERITA TERKINI
Kredit Investasi BCA Tumbuh 13% pada 2025, Bank Perkuat Mitigasi Risiko di Tengah Gejolak Global

Kredit Investasi BCA Tumbuh 13% pada 2025, Bank Perkuat Mitigasi Risiko di Tengah Gejolak Global

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pertumbuhan penyaluran kredit investasi sepanjang 2025. Total kredit investasi mencapai Rp 362,4 triliun, tumbuh 13% secara tahunan (year on year/YoY).

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan kinerja industri perbankan dinilai akan bergerak sejalan dengan kondisi perekonomian. Menurutnya, tren pertumbuhan kredit masih terjaga hingga saat ini.

Meski demikian, BCA tetap mencermati dinamika makroekonomi domestik dan global, termasuk potensi dampak eskalasi tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah terhadap sentimen ekonomi. Dalam menghadapi ketidakpastian global, perseroan menyatakan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis dengan menerapkan prinsip kehati-hatian.

BCA juga menjaga posisi permodalan dan likuiditas agar tetap solid untuk menghadapi berbagai potensi risiko eksternal. Dari sisi manajemen risiko, bank ini melakukan pemantauan terhadap risiko konsentrasi kredit, termasuk pengelolaan limit kredit serta kualitas portofolio pembiayaan.

Selain itu, BCA menjaga komunikasi dan koordinasi dengan debitur yang berpotensi terdampak dinamika ekonomi. Evaluasi juga dilakukan terhadap sektor industri berdasarkan prospek usaha dan tingkat risiko pembiayaan.

Dalam pengelolaan risiko, BCA menerapkan sistem Early Warning System untuk mendeteksi potensi debitur bermasalah lebih dini sehingga langkah mitigasi dapat segera dilakukan.

Hingga akhir 2025, BCA mencatatkan pencadangan loan at risk (LAR) sebesar 71,6%. Sementara rasio pencadangan terhadap kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) mencapai 183,8%. Hera menyebut tingkat pencadangan tersebut berada pada level yang memadai untuk menghadapi potensi ketidakpastian kondisi ekonomi maupun risiko bisnis debitur ke depan.