Memanasnya konflik antara Israel dan Iran memunculkan kekhawatiran baru terhadap stabilitas ekonomi dunia. Salah satu titik perhatian utama adalah Selat Hormuz, jalur pelayaran yang dinilai vital bagi distribusi minyak dan gas global.
Selat Hormuz memiliki peran strategis karena menjadi rute penting pengiriman energi ke berbagai negara. Dalam konteks konflik yang meningkat, risiko gangguan di jalur ini dipandang dapat berdampak luas, terutama terhadap pasokan dan arus perdagangan minyak serta gas.
Dengan posisi Selat Hormuz yang krusial bagi energi global, potensi penutupan atau terganggunya aktivitas pelayaran di kawasan tersebut dinilai dapat mengguncang perekonomian dunia. Situasi ini membuat perkembangan konflik Israel-Iran terus dipantau karena berpotensi memengaruhi pasar energi dan stabilitas ekonomi secara lebih luas.

