Konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat mulai mengguncang perekonomian global. Situasi ini memicu tekanan pada harga energi dunia dan menimbulkan dampak di berbagai negara.
Seiring meningkatnya tekanan tersebut, sebanyak 85 negara dilaporkan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan ini mencerminkan respons terhadap perubahan kondisi pasar energi global yang terdampak oleh perkembangan konflik.
Ketidakpastian geopolitik turut memperbesar kekhawatiran terhadap pasokan dan stabilitas harga energi, sehingga mendorong penyesuaian harga di tingkat nasional. Dampak lanjutan dari situasi ini masih berpotensi berpengaruh pada ekonomi global, terutama melalui pergerakan harga energi.

