BERITA TERKINI
Ketegangan AS–Israel dan Iran Dorong Harga Minyak Melonjak, Minyak Oman Tembus 100 Dolar AS per Barel

Ketegangan AS–Israel dan Iran Dorong Harga Minyak Melonjak, Minyak Oman Tembus 100 Dolar AS per Barel

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali mengguncang pasar energi global. Aksi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang kemudian dibalas oleh Teheran memicu lonjakan harga minyak dunia dalam beberapa hari terakhir, sekaligus menimbulkan kekhawatiran atas stabilitas pasokan energi.

Situasi tersebut menjadi perhatian pasar karena kawasan Teluk Persia merupakan salah satu jalur utama distribusi minyak dunia. Dalam laporan Qatar News Agency (QNA), harga resmi minyak mentah Oman dilaporkan melampaui 100 dolar AS per barel pada Jumat (6/3/2026).

Harga minyak mentah Oman tercatat mencapai 100,31 dolar AS per barel untuk pengiriman Mei. Angka itu naik tajam dibandingkan hari sebelumnya, Kamis, yang berada di level 94,47 dolar AS per barel. Kenaikan ini mencerminkan tingginya sensitivitas pasar energi terhadap eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Selain minyak mentah Oman, harga minyak global lainnya juga dilaporkan mengalami kenaikan signifikan, berdasarkan data dari Yahoo Finance.

Lonjakan harga terjadi setelah Presiden AS menegaskan tidak akan ada kesepakatan dengan Iran kecuali penyerahan tanpa syarat. Pernyataan tersebut memperbesar ketegangan geopolitik dan meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Faktor lain yang turut mendorong kenaikan harga adalah ancaman gangguan pada jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. Selat ini dipandang vital bagi distribusi energi dunia karena sekitar 15 juta barel minyak per hari melewati wilayah tersebut, atau setara hampir 30% perdagangan minyak laut global.