BERITA TERKINI
Kendaraan Lapis Baja AS Terlihat di Jalanan Beijing Jelang Pertemuan Trump-Xi

Kendaraan Lapis Baja AS Terlihat di Jalanan Beijing Jelang Pertemuan Trump-Xi

Jalanan di Beijing, China, dilaporkan dipenuhi kendaraan keamanan lapis baja milik Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari terakhir. Kemunculan kendaraan-kendaraan itu terjadi menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.

Foto-foto penampakan kendaraan tersebut beredar di media sosial China sepanjang pekan ini. Salah satunya menampilkan sebuah SUV hitam dengan jendela gelap dan pelat nomor pemerintah AS, yang disebut-sebut sebagai bagian dari iring-iringan Trump saat melakukan kunjungan ke luar negeri.

Selain SUV, terlihat pula limusin yang dikenal dengan sebutan The Beast. Kendaraan ini merupakan Cadillac yang dibuat khusus dan kerap diklaim sebagai salah satu mobil paling aman di dunia. Dalam berbagai laporan, The Beast disebut tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi presiden AS, tetapi juga sebagai pusat komando bergerak yang dilengkapi sistem komunikasi dan pertahanan.

Menurut laporan South China Morning Post, bobot The Beast berada di kisaran 6.800 kilogram hingga 9.100 kilogram. Laporan tersebut juga menyebutkan kendaraan ini dilapisi material seperti baja, aluminium, titanium, serta kaca antipeluru tebal.

Kendaraan itu dikabarkan dirancang untuk menghadapi berbagai ancaman, termasuk tembakan, ledakan, dan serangan kimia. Fitur yang disebutkan mencakup sistem komunikasi berkeamanan tinggi, peralatan medis darurat, serta pasokan oksigen mandiri.

Iring-iringan presiden AS dikenal memiliki komposisi yang besar dan berlapis. Rombongan ini sering digambarkan sebagai “Gedung Putih di atas roda”, dengan elemen yang disebut terdiri dari The Beast, limusin pengumpan, unit penyerangan balik, kendaraan perang elektronik, tim medis, hingga sepeda motor pengawal.

Trump dan Xi dijadwalkan bertemu pada 14 Mei 2026. Pertemuan tersebut diperkirakan membahas sejumlah isu, termasuk perdagangan, teknologi, tarif, dan geopolitik. Dengan pengamanan yang tinggi, sejumlah pengamat menilai pertemuan ini penting bagi kedua negara.