Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menangguhkan pembahasan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) dalam sepekan terakhir. Penundaan ini dilakukan karena fokus diplomasi Indonesia saat ini diarahkan sepenuhnya untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) di Timur Tengah.
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan tidak ada pembahasan BoP selama satu minggu terakhir. Menurutnya, prioritas diplomasi Indonesia saat ini adalah upaya perlindungan WNI di kawasan tersebut pasca serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Kemlu RI menyebut langkah pengalihan fokus diplomasi ini sebagai implementasi politik luar negeri bebas aktif yang menekankan aspek kemanusiaan dan keselamatan warga negara di wilayah konflik.

